Cole Palmer hingga Carlos Tevez, 10 Pemain Disesali dan Dijual Manchester City

Rabu 13-05-2026,06:11 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

BACA JUGA:Link Live Streaming Everton vs Man City di Premier League 2025/26, KickOFF: 02.00 WIB

Stefan Savic - Transfer Gratis (Fiorentina, 2012)

Stefan Savic tidak menunjukkan performa yang cemerlang selama berada di Man City, bahkan klub tersebut rela melepasnya tanpa adanya biaya transfer.

Savic memberikan dampak besar di Fiorentina, membantu mereka mencapai semifinal Liga Europa 2014/15 serta tiga kali berturut-turut finis di posisi keempat di Serie A.

Ia kemudian mendapatkan kesempatan pindah ke Atletico dan penampilannya akhirnya sangat mengesankan sehingga ia menggusur pemain veteran Diego Godin dari starting XI untuk membentuk duet juara La Liga bersama Jose Gimenez.

Leroy Sane - 49 juta euro (Bayern Munich, 2020)

BACA JUGA:Link Live Streaming Chelsea vs Nottingham Forest di Premier League 2025/26, KickOFF: 21.00 WIB

Leroy Sane adalah salah satu pemain sayap terbaik di dunia sepak bola saat bermain untuk Man City, tetapi klub tersebut secara aneh memutuskan untuk menjualnya ke Bayern dengan harga yang relatif rendah, yaitu 49 juta euro pada tahun 2020.

Pep Guardiola menghabiskan 117,5 juta euro untuk Jack Grealish pada musim panas setelah kepergian Sane, dan dapat dikatakan bahwa pemain Inggris itu tidak memberikan dampak yang sama dahsyatnya di Etihad seperti pemain internasional Jerman tersebut.

Oleksandr Zinchenko - 35 juta euro (Arsenal, 2022)

Oleksandr Zinchenko telah membuktikan dirinya sebagai pemain tim utama yang berharga di bawah asuhan Guardiola di Manchester City, mengisi hampir semua posisi di lapangan, dari bek kiri hingga penyerang tengah palsu, sehingga beberapa orang terkejut ketika Arsenal merekrutnya pada tahun 2022 dengan harga 35 juta euro.

BACA JUGA:Bruno Fernandes Ukir Rekor Baru di Premier League, Tinggal Selangkah Lampaui Henry

Pemain Ukraina itu pindah ke Arsenal bersama Gabriel Jesus, dan kedua pemain tersebut memulai karier mereka di London Utara dengan performa yang sensasional.

Arsenal tidak mampu memenangkan Liga Premier selama masa Zinchenko di klub, tetapi kedatangannya membantu tim Mikel Arteta berkembang dari penantang empat besar menjadi kandidat juara.

Kategori :