Banyak warganet memberikan dukungan moral kepada Josepha Alexandra dan meminta agar proses penilaian LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar dapat dijelaskan secara terbuka dan transparan.
Bahkan tidak sedikit pula yang menilai keberanian Josepha dalam menyampaikan protes layak diapresiasi sebagai bentuk sikap kritis generasi muda terhadap sebuah kompetisi akademik.
Di tengah polemik yang terus bergulir, nama Josepha kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa dirinya mendapat tawaran beasiswa ke China dari salah satu anggota MPR RI.
Tawaran tersebut disebut sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan kejujurannya dalam menyampaikan aspirasi.
Hingga saat ini, polemik mengenai penilaian LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat masih ramai diperbincangkan publik di media sosial.
Sementara itu, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut dari pihak penyelenggara terkait dugaan intimidasi maupun ancaman somasi yang menjadi perhatian masyarakat luas.