Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, Bali Siapkan 38 Unit KDKMP

Minggu 17-05-2026,12:28 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Fandi Permana

BADUNG, DISWAY.ID — Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian secara nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, serta diikuti seluruh provinsi secara daring.

BACA JUGA:MBG Berhasil Dongkrak Ekonomi Desa, Prabowo: Uang Beredar Capai Rp10,8 Miliar

Didampingi jajaran Forkopimda Bali, Koster menyampaikan dukungannya terhadap operasional KDKMP yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan di Bali.

“Kita di Bali yang sudah siap sebanyak 38 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dan sedang berproses lagi sampai akhir bulan Juli itu, akan mencapai sebanyak 120 KDKMP,” jelas Koster.

Menurutnya, jumlah 38 KDKMP yang telah siap beroperasi tersebut baru mencapai 5,3 persen dari total 716 desa dan kelurahan di Bali. Namun, Pemprov Bali menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 120 KDKMP atau sekitar 17 persen dari total kebutuhan pada akhir Juli 2026.

“Nanti Bulan Juli akan disiapkan barang-barang yang akan dijual di koperasi dan di targetkan di awal Agustus sudah full bisa beroperasi dalam memberikan layanan usaha,” imbuhnya.

BACA JUGA:Kereta Barang Tabrak Bus di Tengah Kemacetan Bangkok, 8 Orang Tewas

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan koperasi merupakan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat, sekaligus fondasi pemerataan pembangunan nasional.

“Pangan adalah hidup dan mati suatu bangsa. Menjamin pangan untuk 280 juta orang bukan pekerjaan ringan, namun kita berhasil,” jelas Prabowo.

Ia menekankan pentingnya kemandirian pangan nasional dengan memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri tanpa bergantung pada impor. Menurutnya, swasembada pangan akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani Indonesia.

Selain itu, Prabowo menyebut keberadaan Koperasi Merah Putih diproyeksikan mampu menggerakkan ekonomi desa dengan potensi perputaran uang mencapai Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa.

BACA JUGA:Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan Pahlawan Buruh Indonesia

“Melalui koperasi merah putih nanti kita salurkan juga kredit-kredit murah untuk rakyat. Dengan koperasi ini pertumbuhan ekonomi kita akan nyata dan maju, setiap desa tidak akan bergantung kemana-mana lagi,” jelasnya.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya menyediakan berbagai layanan usaha mulai dari penjualan sembako subsidi, penyalur LPG subsidi, pupuk subsidi, kredit murah, layanan logistik, penyalur bantuan pemerintah, penyerapan gabah petani, hingga layanan obat murah.

Kategori :