Hoax Bijaksana

Hoax Bijaksana

Presiden Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat berbagi pengalaman membangun perusahaan serta menghadapi hoaks di hadapan peserta Explore Business with Dahlan Iskan – Jateng Series.--

HUJAN lebat menyambut kedatangan saya di Ottawa. Cerita perjalanan lima jam Toronto-Baturaja-Ottawa ini saya simpan dulu. Tidak seseru perjalanan darat Lampung-Kingstone-Palembang. Saya juga kangen mereka yang ikut tur bisnis Disway ke Semarang bulan lalu. (Disway Explore Business with Dahlan Iskan – Jateng Series). 

Ada peserta, wanita, yang sudah mapan berkarir di bank Amerika berhenti bekerja  untuk mulai jadi pengusaha. Ada yang bisnis-sosial beromzet ratusan miliar. 

Menulis tentang tur bisnis itu bisa untuk selingan dari kebosanan menulis cerita tentang jalan-jalan melulu.

Saya masih ingat: rombongan tur bisnis Disway itu berakhir di pabrik jamu farmasi Sido Muncul. Di Ungaran, selatan Semarang. Pimpinan tertinggi Sido Muncul sendiri yang menyambut kami: Irwan Hidayat


Irwan Hidayat mengajak peserta Explore Business with Dahlan Iskan berkeliling melihat fasilitas produksi dan laboratorium modern milik Sido Muncul di Ungaran.--

Di akhir acara, rombongan dijamu makan siang istimewa di pendapanya yang gaya Jawa, di tengah hutan kecil, terpisah dari pabrik.

"Pohon yang bapak tanam dulu sekarang sudah besar. Tuh di sana. Yang batangnya lurus itu," ujar salah seorang manajer Sido Muncul yang ingat peristiwa lebih 12 tahun lalu.

Kala itu saya sedang menggalakkan tanaman empon-empon rakyat di sekitar hutan jati Perhutani. Perlu pasar yang bisa menampung jahe, kunyit dan sebangsanya.  Di acara itu saya diminta tanam pohon  kayu manis.

Hutan di sekitar pendapa sekarang sudah rimbun. Sudah seperti hutan beneran. "Di dalam sana ada 14 harimau," kata Irwan Hidayat. Lebih banyak lagi binatang lain yang juga dikembangkan di dalam hutan.

Semua binatang dirawat baik. "Kalau binatang saja disayang apalagi orang yang minum Tolak Angin dan Kuku Bima Ener-G," ujar Irwan berfilsafat.

Ungkapan itu sekaligus terasa seperti curhat mengenai buasnya ''harimau'' di medsos zaman sekarang. "Ada saja hoax yang menjelekkan Sido Muncul," katanya.

Irwan tidak pernah mau menanggapi hoax. Ia punya prinsip sendiri untuk menghadapinya: terus memperbaiki diri dengan cara menutup celah kesalahan sekecil apa pun. Baik dalam produksi maupun dalam menjaga lingkungan," katanya.

Salah satunya: harus membangun lab yang modern dan mahal. "Agar kalau ada hoax soal mutu Sido Muncul langsung diadakan uji lab yang sangat ilmiah," katanya. Maka inilah satu-satunya industri jamu yang punya lab setingkat farmasi. Bahkan lebih tinggi dari sebagian perusahaan farmasi.


Pekerja menyelesaikan proses pengemasan produk Tolak Angin di lini produksi pabrik Sido Muncul, Ungaran, Kabupaten Semarang.--

Pernah, suatu hari, Irwan cari tahu siapa pembuat hoax itu. Apa latar belakangnya. Ia kerahkan kekuatan untuk mencari orangnya. Ketemu. Tidak untuk diadukan ke polisi tapi agar tahu apa motif di balik hoax yang dibuatnyi.

"Jauh sebelum itu saya sudah punya keyakinan hoax tidak mungkin dilakukan oleh perusahaan pesaing. Pengusaha tidak mau melakukan itu," ujar Irwan.

Ternyata benar. Yang melakukan hoax bukan pesaing. Bahkan bukan pedagang. Dia seorang ibu rumah tangga biasa. 

Sang ibu diundang Irwan ke pabrik Sido Muncul. Ditunjukkan padanyi modernitas pabriknya. Juga modernitas  peralatan lab-nya. Akhirnya sang ibu mencabut posting-annyi.

Bukan itu yang terpenting. Tapi mengapa sang ibu melakukan itu. Ternyata dia sendiri peminum Tolak Angin. Pun suaminyi. Dia mem-posting hoax semata hanya untuk meraih popularitas. "Menjelekkan perusahaan terkenal akan ikut terkenal", itu prinsip orang seperti ibu itu. Sangat spontan. Lalu menyesal. Tapi sudah membuat kerusakan.

Bahwa Irwan tidak melaporkan ibu itu ke polisi, itulah kepribadian asli Irwan. Ia tipe orang yang tidak ingin cari musuh. Promosi Sido Muncul pun dilewatkan jalan kebaikan. Misalnya sambil melaksanakan operasi katarak. Atau bibir sumbing. Mudik Lebaran bareng. "Kalau toh promosinya tidak berhasil sudah meninggalkan kebaikan. Dari pada promosi yang gagal dan tidak meninggalkan apa-apa," katanya.


Dahlan Iskan menyerahkan cendera mata berupa arsip Pepatah Tiongkok (Cheng yu) yang tayang di Harian Disway edisi Irwan Hidayat.--

Tidak mau mengadukan orang yang mencelakakannya juga didasari prinsip dalam hidup: harus ada orang yang mau mengalah.

Karena itu di dinding lobi hotel miliknya, Tentrem Semarang, ia pasang lukisan besar seorang ibu Tionghoa yang menasehati anaknyi tentang pentingnya kebijaksanaan dalam hidup. 

Diceritakan, di suatu zaman seseorang datang ke pasar membeli kain. Tiga meter. Harga permeter 8 yuan. Si pembeli hanya membayar 23 yuan. Menurut si penjual 3x8  = 24. Menurut si pembeli 3 x 8 = 23 yuan. Keduanya saling ngotot, merasa paling benar.

Mereka pun mendatangkan kepala desa: agar jadi penengah. Kepala desa berpendapat sama dengan penjual: 3 x 8  adalah 24. Tapi si pembeli tetap ngotot 3 x 8 adalah 23. Di dunia nyata memang ada orang seperti itu. Bahkan tokoh. Ia tetap merasa benar meski semua orang mengatakan salah. 

Akhirnya kepala desa dan pembeli sepakat datang ke orang yang paling bijaksana di zaman itu: Konghucu. Mereka sepakat apa pun kata Konghucu harus dipatuhi. Mereka bertaruh: kalau pembeli yang salah siap dipotong lehernya. Kalau kepala desa yang salah siap kehilangan jabatan.

Keduanya pun datang ke Konghucu disertai si pedagang. Di depan Konghucu  Kepala desa berpendapat 2 x 8 adalah 24. Si pembeli ngotot yang benar adalah 23. Masing-masing juga menceritakan taruhan mereka.

"Nabi Konghucu, 3 x 8 itu berapa?" tanya kepala desa.

"23," jawab Konghucu.

Kepala desa tentu protes keras. Kenapa Konghucu bisa menjawab begitu.

"Sebetulnya yang benar adalah 23," ujar Konghucu. "Tapi kalau saya jawab begitu akan ada satu orang yang mati".

Ada baiknya rakyat ikut bijaksana seperti Konghucu terutama di saat melihat kenyataan ada pemimpin yang seperti pembeli kain itu. (DAHLAN ISKAN)

 

 

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 2 Juli 2026: Niagara SW60+

bitrik sulaiman

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Taufik Hidayat

Karena rangkaian artikel abah ceritanya tentang Niagara Falls bak dari sisi Amerika (negara bag NY) maupun kemudian menyeberang ke Landa, saya jadi ingat tentang New York dan Toronto. Karena mau ke Niagara Falls dari Kanda yang awalnya ke Toronto ini. Karena sudah lama banget yang saya ingat koq gedung tinggi di Toronto yaitu CN Towers yang tingginya lebih 500 meter dan pernah menjadi gedung tertinggi di dunia. Saya inga pernah naik ke Obeservatioj desk dan menikmati lanta kaca yg bikin deg degan. Saya emang hobi naik gedung tinggi yang ikonik seperti Empire State Building di NYC, juga kemudian Taipei 101, Petronas Tower , sampai yg terakhir tahun lalu ke Tokyo Sky Tree.

Jo Neka

Ya benar bapak ini.Air terjun kembar mungkin tidak menarik untuk dinikmati.Tetapi kalau dua ehem kembar..Saya kurang yakin kalau tidak dilihat.Minimal dilirik.Sok sokaan sekali..

Kujang Amburadul

Mohon tanya Bah, SW60+ itu singkatan dari apa sih?

Sulit mengira-ngira, tebakan saya tuh : Sudah Wayahe 60+ (gak tegak lagi, tapi "melambai") hihihi....!

TM

Abah, suatu waktu nanti kunjungi juga Victoria Falls, bisa lewat Zimbabwe atau Zambia, vfalls juga dibagi 2 negara itu. datang pas musim hujan supaya debit airnya melimpah. jika datangya pas purnama, malamnya bisa lihat lunar rainbow atau moonbow. 

Wilwa

Menurut pendapat saya pribadi, Google, Facebook, Microsoft, Apple/IPhone hanya fokus pada cuan. Tak ada yang namanya etika, moralitas. Mereka seringkali mencuri data pribadi tanpa kita sadari. Tracking kita mulai dari lokasi sampai preferensi. Kalau kita tidak menonaktifkan sendiri tracker yang mereka sertakan di aplikasi mereka secara default. Omong kosong ada privacy protection. Facebook misalnya bisa tracking preferensi kita kalau kita open tautan ke facebook walau kita tidak install facebook! Microsoft Windows 11 misalnya memaksa ratusan juta laptop untuk ganti laptop hanya karena tidak sesuai spec hardware terbaru yang mereka paksakan. Sehingga kini Operating System Microsoft Windows ditinggalkan oleh France Govt dan ratusan juta orang di seluruh dunia dan beralih ke open source yang tak perlu update aplikasi terus menerus. iPhone dan Android menerapkan strategi yang sama agar users ganti hardware terbaru. Persis seperti lampu bohlam hingga LED yang sengaja dibikin rusak setelah sekian ribu jam pemakaian. Agar orang beli lampu baru. Hhhhh. Tom itu terlalu naive. :)

Kalender Bagus

Mengingat pertimbangan hakim, lalu putusan yang dijatuhkan, rasanya sangat sulit untuk menang mutlak di tingkat banding maupun kasasi. Apalagi, publik tidak sepenuhnya bulat mendukung Mas Nadiem. Ada kelompok yang kontra dengannya. Saya kira jalan tengahnya ini: ngaku aja salah ambil kebijakan dan minta grasi ke RI 1. Saya kira bukan aib, karena Mas Nadiem tidak terbukti menerima uang secara langsung dari krombuk itu.

Er Gham 2

Btw, sisa kuota kenapa harus hangus sih. Minimal 50 persen saja yang hangus jika ada perhitungan bisnis

Er Gham 2

Gadget dan koneksi internet adalah istri atau suami pertama. Saat byar pet di Sumatera beberapa hari lalu, yang paling dicemaskan warganya adalah hilangnya koneksi ke dunia luar. Panik mereka jika batere mati tidak bisa ngecas, dan wifi ikut mati. 

Juve Zhang

Banyak misteri hilang dibawa Juris Tan...seorang wanita yg digambarkan oleh pejabat kementerian sangat powerfull....dengan raibnya Juris Tan diharapkan cerita putus dijalan... akhirnya NM bersih bebas mungkin begitu skenario awal....Juris Tan itu mirip Jho Low dalam kasus 1 MDB kabur dan gak balik lagi ke Malaysia....karena dia saksi kunci....pun begitu peran Juris Tan saksi kunci yg bawa banyak kunci brankas ..... skenario sudah dimatangkan dia pun kabur entah kemana…

Achmad “Yoming Afuadi” Fuadi

Hari pertama potongan komisi ojol 8persen sdh berjalan kemarin, beberapa ada yg mengeluhkan orderan malah turun, beberapa juga naik, sesuatu yg wajar saja. Yg perlu diperjelas dari aturan tsb adalah batasan potongan komisi yg 8persen itu hitungannya seperti apa, yg paling mudah ya berapa yg dibayarkan konsumen, misal 10ribu, dipotong 8persen, 800rp, trus sisanya, 9.200rp, diterima pengemudi. Tinggal tunggu pemerintah bgmana mekanisme pengawasannya, dan tidak lupa potongan komisi yg sama juga berlaku bagi taksol dan yg sejenis.

Jo Neka

Om Hasyim ini mimpi kok sangat idealis ..Padahal fakta di lapangan..Justru di dalam kehidupan nyata..Semua ini semacam mimpi.Ada rakyat jelata honorer.Gaji 300 rb/bln.Masih hidup dengan keluarga dua anak.Sedangkan seorang calon sekda di Sumut sana.Berani suap bupati dengan mobil seharga 2 ember.Padahal gaji sekda tidak sampai 10jt.Apakah ini semua bukan seperti mimpi.Ahh saya pun bermimpi inj

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Presiden Prabowo mulai bicara dengan nada tinggi di depan rapat kabinet, "KALIAN SAYA TUNJUK JADI MENTERI JANGAN PERNAH SEKALIPUN PUNYA PIKIRAN UNTUK KORUPSI!" 

Semua Menteri tampak terdiam. Beberapa di antaranya yang awalnya memegang HP, langsung ditaruh karena mendengar nada suara Presiden yang tinggi.

"KALAU KALIAN SAMPAI BERANI KORUPSI, SAYA SENDIRI YANG AKAN MEMISKINKAN KALIAN DAN ANAK-ANAK KALIAN! SAYA PASTIKAN HIDUP KALIAN DAN KELUARGA KALIAN AKAN MENDERITA," sambung Prabowo.

Raut muka Prabowo tampak serius. Terlihat sekali dia marah. Tak ada sedikit pun ada suara dari meja para menteri. 

Tampaknya pidatonya belum selesai. Dia masih melanjutkan ucapannya dengan sedikit berteriak, "SAYA NGGAK MAU LAGI ADA MENTERI ATAU PEJABAT DI SEKITAR SAYA YANG KORUPSI. JANGAN BIKIN MALU SAYA! KALIAN DIGAJI RAKYAT UNTUK BEKERJA DENGAN BAIK. INGAT ITU!"

Para Menteri makin menunduk. Prabowo menggebrak-gebrak meja dan melanjutkan marahnya, "KITA HARUS PUTUS BUDAYA KORUPSI MULAI SAAT INI. KITA PERBAIKI NASIB SELURUH RAKYAT INDONESIA MENJADI LEBIH MAKMUR DAN SEJAHTERA. ITU SUMPAH YANG HARUS KITA JALANKAN."

Teriakan Prabowo makin keras. Saking kerasnya sampai membangunkan saya dari tidur saya yang sedang bermimpi indah.

Sadewa 19

Kakek dan Nenek kita sedang tertawa di alam kubur. Begitu sulitnya menentukan siapa salah siapa benar di jaman cucu dan cicit mereka hari ini. 

Dahulu mereka cukup mengumpulkan orang satu desa, lalu lakukan ritual sumpah pocong, selesai perkara. Ah andaikan itu masih ada. Tidak perlu lagi kita bingung dengan kasus kasus di negeri ini, kasus chrombook, ijasah dan lainnya. 

Wilwa

SAYA AKAN NASIONALISASI SEMUA TAMBANG BATUBARA AGAR LISTRIK TIDAK BYAR PET!!! Demikian teriakan marah Sang Presiden. Sayang itu semua hanya ada dalam mimpi...:):):). Lha wong sekutu politik dan kerabat main tambang batubara semua. Hhhhh

mario handoko

selamat pagi bp thamrin yptd.

SW60+. apakah berarti mantan pendengar radio Short Wave yang sudah berusia 60 +?

Thamrin Dahlan YPTD

Hakim paling adil dalam sejarah dialah Nabi Sulaiman. Ketika memutuskan perkara 2 orang Ibu memperebutkan seorang bayi. . Keduanya mengaku Ibu kandung,. Anda sudah tahu bagaimana cerdas Nabi Sulaiman sehingga ketahuan dan terbukti sispa diantara 2 wanita itu yang benar. Adakah Hakim secerdas Nabi Sulaiman ? 

Muh Nursalim

hukmul hakim yarfaul hilaf. Putusan hakim menghilangkan perbedaan. Polemik boleh. Debat kusir ndak apa-apa. Tapi yang dipedomani adalah apa kata hakim. Saat vonis. Kepastian hukum diutamakan dari rasa keadilan. Itulkah kenapa nama fakultas di kampus itu fakultas hukum. Bukan fakultas keadilan. Keadilan ada bersama vonis hakim. Idealnya begitu. Tetapi bilapun luput, biar saja dicari diakherat. Bagi yang percaya.

Johannes Kitono

Macan Betawi. Dia bukan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Kylian Mbappe atau Erling Haaaland. Para pemain top yang now dielu elukan penonton di Pesta Bola Dunia 2026.Dia adalah Tan Liong Houw dan dinamakan Macan Betawi oleh pendukung Persija.Beliau adalah legenda Sepakbola Indonesia yang mendapatkan PSSI Award tahun 2026.Sebagai pemain gelandang kiri yang perkasa TLH sangat ditakuti team lawan.TLH yang akrab dipanggil Tanoto pernah tampil bersama Persija dan UMS. Dengan team PSSI 38 kali. Pada tahun 1954, Macan Betawi dan teamnya Persija jadi juara mengalahkan Persebaya yang selalu jadi langganan juara.TLH terkenal sebagai pemain lini tengah yang perkasa dan sangat ditakuti lawan.Pada masanya, Tanoto menjadi pujaan tim nasional dan Persija Jakarta.Tanoto kelahiran Surabaya shio Kuda ( 1930 ) dan tumbuh remaja di Jakarta.Waktu itu sebagian dari pemain Tim Sepak Bola Nasional Indonesia berasal dari etnis Tionghoa, seperti Thio Him Tjiang, Kwee Kiat Sek, Phoa Sian Liong, Lie Kiang An, Chris Ong, dan Harry Tjong.Tudingan bahwa para pemain keturunan Tionghoa akan bermain setengah hati bila Indonesia bertemu dengan pemain dari China sempat membuat Tanoto dan kawan-kawan sakit hati. Pada dekade 1950-an Indonesia disegani.Pernah tahan 0 - 0 lawan Uni Sovyet di Melbourne ( 1956 ).Hari Senin ( 29/6 ) TLH meninggal dunia di usia 95 dan akan dikremasi hari Minggu ( 5/7 ) di RD Husada. Siang ini anak anak keturunan UMS akan melayat kesana. RIP Macan Betawi. S S H B .

Tivibox

Ada lagi Pak Agus, yang di perbatasan Malang - Lumajang. 

Air terjun Tumpak Sewu. Kalau cerah bisa lihat Gunung Semeru nan indah di latar belakang.

Sumartan

Abah DI tidak bisa bisa terlalu menikmati keindahan Niagara padahal ada di depan mata, tapi lebih fokus ke polemik di group WA dan pristiwa di dalam negeri. Sebaliknya Perusuh yang jauh di sini menikmati keindahan Niagara lewat cerita Abah DI.. Masya Allah. 

djokoLodang

-o--

Group dan Komunitas WA

... Yang kedua soal kekhawatiran saya di awal terbentuknya ”grup Wartawan 60+” ini: jangan-jangan hanya akan seperti grup WA lainnya. Yakni lebih banyak untuk posting doa-doa, ajakan salat tahajud dan mengingatkan sudah waktunya salat subuh. ---

*) Sekedar usul Abah.

Aplikasi WhatsApp terbaru sudah menyediakan fitur "Komunitas".

~ Admin "grup Wartawan 60+" dapat membuat Komunitas, yang sebenarnya adalah sub-group dari group induk (Wartawan 60+).

Bisa dibentuk beberapa komunitas sesuai keperluan.

Misalnya:

Ada komunitas yang hanya memuat posting doa-doa, ajakan salat dan sebagainya.

Ada komunitas yang hanya berisi ucapan selamat ulang-tahun, ucapan dukacita bagi yang meninggal, dsb.

Ada komunitas yang membahas sepakbola saja,

... dst.

Apabila ada anggota group utama (Wartawan 60+) membuat postingan di komunitas yang salah --tidak sesuai peruntukannya-- Admin dapat langsung menghapusnya. Seraya memberi komentar: Ini salah kamar. Harusnya masuk kamar yang itu...

*) Ada satu keuntungan lainnya:

- Grup Pengumuman: 

Saat membuat Komunitas, WhatsApp otomatis membuat grup pengumuman. Admin dapat mengirim pesan ke ribuan anggota sekaligus dari semua grup komuitas tanpa harus mengirim pesan satu per satu ke dalam grup. 

- Privasi Anggota: 

Di dalam Komunitas, anggota dari komunitas yang berbeda tidak bisa melihat nomor telepon satu sama lain kecuali mereka berada di dalam satu grup yang sama.

--0-

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

@pak Achmad Faisol..

Sependapat.

Pejabat tinggi pada lupa metode.

Proyek besar seharusnya dimulai dari uji kecil. 

Pilot project itu ibarat mencicipi kuah sebelum satu kuali dihidangkan. 

Kalau kuahnya sudah keasinan, yang diperbaiki cukup sendoknya. 

Bukan seluruh dapurnya.

Dalam ilmu manajemen, itu prinsip dasar. 

1) Uji. 

2) Evaluasi. 

3) Perbaiki. 

Baru diperluas. 

Sayangnya, yang sering terjadi justru kebalikannya. 

Langsung gas penuh. 

Tidak mau mendengar pendapat dan kekhawatiran banyak pihak.

Ketika muncul masalah, remnya baru dicari.

Yang lebih menyedihkan, biaya belajar itu bukan dari kantong pribadi. Melainkan dari uang rakyat. 

mario handoko

selamat siang bp thamrin, bp agus, bp jo, bp em ha, bp haji jokosp, bp udin, sobat yea, sobat irary dan teman2 rusuhwan.

"jacinda ardern's auckland house for sale."

demikian berita di rnz.co.nz.

abah sebagai admin wag wartawan tua. tentu tahu jacinda ardern. yg menjabat perdana menteri negeri kiwi th 2017 sd 2023.

beliau menduduki jabatan PM di usia 37 th, merupakan PM termuda dalam sejarah negeri kiwi, sekaligus termasuk salah satu PM termuda di dunia.

di masa pemerintahannya. negeri kiwi dianggap sukses dalam menghadapi pandemi covid 19.

sayangnya di tahun 2023. beliau mengundurkan diri. karena merasa gagal mengatasi isu2 ekonomi di negerinya.

setelah lengser. beliau kembali jadi rakyat biasa. menjadi fellow di universitas2 dunia.

kini muncul berita, bahwa beliau ingin menjual rumah pribadinya di negeri kiwi. karna akan pindah ke sydney australia. untuk memulai karier baru di bidang konsultan leadership.

untunglah jacinda ardern hanya memiliki seorang putri berusia 8 th. sehingga beliau tidak perlu seperti mantan pleciden di negeri di kulon vanuatu. bela belain main raja rajaan demi mempromosikan brand warung anaknya.

pak tani

Kasus Nadiem ini memang tidak sederhana. Salah 1 kepingannya hilang. Jurist Tan. Sehingga kasus ini akan selalu menjadi puzzle yang tidak bisa dipecahkan.

Ada baiknya untuk kita move on. Apalagi sebagai rakyat biasa yang suara dan keinginannya tidak akan sampai telinga pemerintah. Oops, mungkin sampai. Tapi tentu tidak ditanggapi.

Sesekali menikmati enaknya jadi perusuh, biar Pak Bos saja yang bekerja. Kita tunggu kesimpulannya nanti hehe.

Azwar Anas

Mudah2n dibaca.

Bahwa masalah utama dinegara kita adalah sistem pemilihan suara yg tidak cocok dengan demografis, geografis, antropologi dan budaya kita sendiri. Sekarang sistem yg dianut adalah "one man, one vote". Sistem ini sudah pasti scr alamiah mengutamakan dimana penduduk yg banyak disitulh kebijakan berpihak. Sedang Indonesia ini adalah negara besar dg keberagaman dan keluasan wilayah yg luar biasa. 

Solusinya adalah mengubah sistem one man, one vote (satu orang satu suara utk menentukan presiden). Yaitu menjadi sistem: seseorang dianggap menang sbg presiden apabila memenangi pemilihan di minimal 20-25 provinsi. Bukan hanya menang di jawa barat, jawa timur, jawa tengah saja. DPD juga diperkuat dan jumlah perwakilan harus adil tiap daerah. Pengesahan uu selain lewat DPR, harus juga melewati DPD. 

Jabatan-jabatan tertinggi negara (Presiden, Wakil, Panglima Militer, Menteri Utama) secara konstitusi harus digilir atau dibagi rata perwakilan wilayah/etnis.

Kebijakan strategis nasional tidak boleh diputuskan lewat voting mayoritas sederhana (51%), melainkan harus lewat konsensus yang membutuhkan persetujuan mutlak hingga 70-80% dari seluruh perwakilan daerah. Dengan begini, akan lebih adil terwakili setiap daerah/etnis diseluruh Indonesia ini. Bayangkan dari Sabang smpai Merauke, mempunyai kesempatan berkontribusi secara langsung thdp kebijakan negara.

Tivibox

Ada dua logo "G". Yang satu dengan speaker dicoret (mute), satunya lagi dilakban.

Yang kiri sengaja men-sunyikan diri, tak mau bersuara atau sengaja diam.

Yang kanan dilakban, sengaja dibikin diam atau dibuat agar tidak bersuara.

Mengapa ? 

Tidak tahu. Karena masalahnya jelimet, mungkin.

Er Gham 2

Menikmati keindahan air terjun itu pleasure. Kesenangan yang buat bahagia, namun hanya bertahan selama satu atau dua hari. Hari ketiga, sudah kembali lupa. Makan enak di restoran juga kesenangan yang hanya bertahan beberapa jam saja. Lalu kembali mencari pleasure lain, untuk menggantikan pleasure sebelumnya. 

Bagi seorang pensiunan, ybs bergerak dari satu pleasure ke pleasure lainnya. Yang punya uang, akan mencari pleasure mahal. Sebaliknya, yg kantong cekak, cukup pleasure nya dengan segelas kopi, tiga batang rokok, dan pisang goreng. Lalu pindah ke pleasure tidur atau scrolling medsos. Kadang sampai ketiduran, dengan mulut ternganga sedikit. 

Intinya sama. Hanya menghabiskan waktu, berapa pun harga sebuah pleasure nya. 

pak tani

WOW. Saya baru tahu ada web sw60plus.

Rasanya seperti menemukan berlian di tengah lumpur. Terima kasih infonya. 

Tivibox

Tidak hanya diskusi dalam WAG SW60+ yang bermutu, seperti kata Abah. Berbagai Esai yang dipublish dalam portal mereka, "sw60plus.com" tak kalah indahnya. Dan tentu saja bermutu. Saya sudah baca beberapa esai, langsung merasa diri kecil sekali. Mereka, para wartawan senior itu ternyata gelisah melihat kondisi negeri saat ini. Lewat tulisan-tulisan itu mereka menyuarakannya. Semoga ada yang mendengar.

Juve Zhang

Dimensi Tabung CGN di perbesar hampir dua kali lebih dari tabung melon berat mirip 3,6 kg bahan tabung buka besi ....konon serat khusus ini kata Mentri Bahlil generasi ke 4... dengan ukuran lebih besar tekanan berkurang dan bobot agak ringan karena bukan bahan besi....nah semoga bahan serat ini tak membahayakan pengguna....dan CGN mestinya tak ada bau gas jika bocor .. .tugas pemilik menyimpan tabung di udara terbuka yg langsung bisa menguap ke atas ....jika dapur anda tertutup bahaya sekali bisa meledak bagaikan Bom.....

MULIYANTO KRISTA

> Punya pekerjaan cari sendiri gak dicariin pemerintah.

> Tiap bulan dipotong iuran JHT tanpa disubsidi pemerintah.

> Kalau ada sakit, berobatnya pun pakai jaminan sosial yang dibayar sendiri .

> Lha giliran mau mencairkan dana JHT yang telah dikumpulkan bertahun-tahun, ternyata kena "PALAK",eh kliru "pajak".

..

#indahnyanegriku.

..

pak tani

SW60+, Serikat Wartawan 60+. Meskipun sudah pensiun namun tetap berkarya. 

Anda sudah tahu. Usia pensiun di Indonesia sekitar 58-65 th. Umur segitu, dipaksa pensiun, padahal sedang lucu lucunya. 

Harapan kebanyakan orang tentu sama. Sesudah bekerja berpuluh-puluh tahun, masa pensiun bisa dinikmati dengan santai dan tenang. Kalaupun masih bekerja, sifatnya hanya isi waktu kosong, tidak ngoyo. 

Sayangnya, tidak semua siap dengan pensiun. Khususnya dari sisi dana. Jika salah managemen, tabungan yang dikumpulkan semasa bekerja bisa ludes dimasa awal pensiun. Atau malah lebih parah lagi, bekerja berpuluh-puluh tahun tapi tidak ada tabungan sisa untuk hari tua (pensiun). Pemerintah sudah mengantisipasi ini, khususnya untuk karyawan swasta. Dengan program JHT, Jaminan Hari Tua.

Terbaru, ramai diberitakan penerima JHT dikenakan pajak progresif. Sebetulnya detail peraturan pajak JHT ini sudah berlaku sejak 2009. Sudah sesuai. Lalu mengapa viralnya sekarang? Karena badai PHK dan pencairan JHT masif terjadi akhir2 ini. Para penerima JHT terkaget2 dengan besarnya potongan pajak yang mereka bayar. Merasa tidak sepadan dan 'eman-eman' antara besaran pajak dan imbal balik pemerintah untuk masyarkat. 

Ini perlu dijawab oleh pemerintah. Entah itu merivisi UU nya dengan menaikan batas penghasilan tak kena pajak, atau memperbaiki kinerjanya melalui pembangunan fasilitas, transportasi umum, dll. Bukan membela diri bahwa ini sudah sesuai dengan UU.

Sesekali, berpihaklah ke rakyat.

Wilwa

Steve Keen professor ekonomi yang memprediksi krisis ekonomi 2008 di USA kini memprediksi krisis ekonomi yang akan melanda USA dan global akibat kekalahan Trump dalam Perang Iran Amerika walau Trump mengklaim menang. Steve Keen menyebut Trump sebagai pengidap kelainan narsistik yang tak akan mengaku kalah. Hmmm. Steve Keen juga menyebut bahwa biang kerok krisis yang akan melanda adalah military industrial complex. Sebuah istilah yang diberikan Presiden Dwight David Eisenhower (Presiden USA 1953-1961) yang merujuk pada industri militer yang selalu menginginkan adanya perang demi cuan. Simak youtube ini: Top Economist: Most People Have No Idea What Trump Has Coming. 18 Jun 2026. ProfSteveKeen. ☕️

Juve Zhang

Warren Buffett sudah sumbang uangnya ke bill gates foundation 47 milyar USD sebuah Jumlah spektakuler....nah ketika mau nyumbang lagi uang jumbo WB minta konsultan menyelidiki keterlibatan BG dengan Einstein eh salah ketik dengan Eipstein. Hebat sekali standar moral WB ....anda tahu siapa Eipstein apalgi Einstein....kepala BG foundation langsung memilih Konsultan indipenden untuk melakukan riset sejauh mana BG ikut "mainan" Eipstein....jika BG terbukti maka dana WB akan di stop total .... mungkin perusuh ada yg mau nampung dana sosial kemanusiaan jumlah nya bisa Puluhan Ton....satu milyar setara 18 Ton Rp....WB orang kaya raya jagoan inpestor nomor satu dunia....ayo buat segera yayasan pendidikan atau kemanusiaan dan kirim ke WB....duit WB masih banyak setara cadangan devisa kerajaan Singosari.

Udin Salemo

kalau tenaga SITAC belajar cara menggunakan kompas, itu memang wajib. karena salah satu tugasnya di lapangan nanti adalah mencari lokasi tempat berdirinya tower bts berada pada sinyal yang kuat dan bisa diakses.

lha, kalau calon kepala toko, eh salah, maksudnya koperasi, belajar menggunakan kompas? otak inyong sampai mumet mikir gunanya untuk apa. setelah merenung akhirnya di toilet inyong dapat pencerahan. disuruh belajar menggunakan kompas mungkin supaya bisa mengetahui keberadaan tempat kerjanya. bukankah kata beol lokasi koperasi itu ada yang dikawasan tambak ikan, dekat area pemakaman, dekat jurang, ditengah hutan, dan di gunung.

wkwkwk….

Wilwa

@Juve. Simak youtube satu menitan ini: China targets US rare earth and other firms with export controls. 22 Jun 2026. Reuters. China added MP Materials and USA Rare Earth, as well as eight other US entities it said are linked to the US military, to its export-control list in retaliation for Washington placing several Chinese companies under restriction this month. Hmmm. Tafsirkan sendiri apa maksud dari “daftar kendali ekspor”. Stop atau batasi. :) Kaitkan dengan pembalasan atas beberapa Chinese companies under restriction. 

Leong Putu

"Pa.....carikan aku madu, ya.....".

"Heeeh....apa Ma?.

"..madu Pa....madu!".

"Serius????????".

"Jangan lama²...Mama dah ndak kuat ini....bibir sariawan!".

"Owalaaaah......#$#%#&".

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

BUKU BILLION DOLLAR WHALE..

(2)

Ditulis bersama oleh 2 orang, yaitu:

1) Tom Wright.

2) Bradley Hope.

Keduanya merupakan jurnalis The Wall Street Journal yang bertahun-tahun menyelidiki skandal 1MDB. 

Mereka mewawancarai banyak narasumber, menelusuri dokumen keuangan lintas negara, dan mengikuti jejak uang dari Malaysia hingga Singapura, Swiss, Amerika Serikat, Hong Kong, dan berbagai negara lain.

Buku Billion Dollar Whale, terbit pada tahun 2018 dan menjadi salah satu buku investigasi keuangan paling berpengaruh. 

Tokoh sentralnya adalah Jho Low, yang dituduh menjadi dalang penggelapan miliaran dolar dari dana investasi negara Malaysia.

###

Jadi..

Wartawan yang sat ini merasa kariernya jalan di tempat, sekarang bisa memutuskan jadi wartawan spesialis:

1) investigasi, 

2) data, 

3) ekonomi, 

4) teknologi, 

5) hukum, atau

6) lingkungan. 

Di era informasi melimpah, yang dicari bukan sekadar wartawan, melainkan wartawan yang punya keahlian khusus.

Bisa lanjut menulis buku..

yea aina

Bukan hanya Nadiem Makarim seorang, mantan menteri - pembantu presiden ke 7, yang telah divonis pengadilan bersalah, akibat skandal korupsi.

Nama-nama lainnya: Syahrul Yasin Limpo, Jhonny G Plate, Juliari Batu bara, Edhy Prabowo, Imam Nahrawi, Idrus Marham dan Tom Lembong. Mereka semua pernah divonis bersalah dan dihukum akibat tindak korupsi, kecuali nama yang terakhir disebutkan: Tom Lembong. Mendapatkan abolisi.

Mungkin pepatah: Ikan busuk dari kepala, memang tidak berlaku di sini. Pun para mantan pembantunya, tidak sedikit yang terbukti korup-busuk. Tapi si kepala ikan nampak "segar", tidak tersentuh. Masih bebas keluyuran keliling daerah-daerah, mempromosikan " ndas gajah" terpenggal dalam karung. Siapa yang tahu? 

Edi Sampana

72 bulan berturut-turut, neraca perdagangan Indonesia selalu surplus. Pada Mei 2026, neraca perdagangan Indonesia defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS. Menarik menunggu tulisan Abah DI tentang ini. Apakah penyebabnya karena para pengusaha eksportir mencoba memboikot kebijakan ekspor 1 pintu melalui Danantara ? 

Er Gham 2

Jika memang sejak awal para calon manajer koperasi itu untuk sebagai komponen cadangan dan mendapatkan latsarmil, sesuaikan persyaratan fisik dalam rekrutmen sejak awal. Misal ketahanan fisik tertentu, tidak hanya persyaratan akademis atau administrasi. Kuat lari, tahan panas, tahan cuaca ekstrem. 

Mungkin lulusannya akan sedikit kurus, legam, liat, namun kuat menghadapi tekanan di pedesaan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 153

  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
    • yea aina
      yea aina
  • Udin Salemo
    Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Everyday Mandarin (Study in Taiwan & China)
    Everyday Mandarin (Study in Taiwan & China)
  • yea aina
    yea aina
  • Bahtiar HS
    Bahtiar HS
    • pak tani
      pak tani
  • Macca Madinah
    Macca Madinah
  • Macca Madinah
    Macca Madinah
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Macca Madinah
    Macca Madinah
  • Muh Nursalim
    Muh Nursalim
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • DeniK
    DeniK
  • yea aina
    yea aina
  • Liáng - βιολί ζήτα
    Liáng - βιολί ζήτα
    • mario handoko
      mario handoko
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
  • Herry Isnurdono
    Herry Isnurdono
    • mario handoko
      mario handoko
  • Ojol Gacor
    Ojol Gacor
  • pak tani
    pak tani
    • Runner
      Runner
  • pak tani
    pak tani
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Joko Wito
    Joko Wito
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • Irary Sadar
    Irary Sadar
    • Alex Ping
      Alex Ping
  • Joko Wito
    Joko Wito
    • yea aina
      yea aina
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
    • Kujang Amburadul
      Kujang Amburadul
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Joko Wito
    Joko Wito
  • Irary Sadar
    Irary Sadar
  • Iwan Mahendra
    Iwan Mahendra
  • wirasathya ngurah ray
    wirasathya ngurah ray
  • Tivibox
    Tivibox
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • Tivibox
      Tivibox
    • Jo Neka
      Jo Neka
  • Alex Ping
    Alex Ping
  • alasroban
    alasroban
  • Echa Yeni
    Echa Yeni
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
    • alasroban
      alasroban
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • DeniK
    DeniK
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • pak tani
      pak tani
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Gerring Obama
    Gerring Obama
  • xiaomi fiveplus
    xiaomi fiveplus
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Runner
    Runner
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Akem SNJ
    Akem SNJ
  • Yushua Lie (Lie ing hua yushua)
    Yushua Lie (Lie ing hua yushua)
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
    • Jo Neka
      Jo Neka
    • Achmad Faisol
      Achmad Faisol
  • Denny Herbert
    Denny Herbert
  • MULIYANTO KRISTA
    MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • Saiful Bahri
    Saiful Bahri
  • hanya yotup
    hanya yotup
  • Yugi Porkdelicious
    Yugi Porkdelicious
  • Fauzan Samsuri
    Fauzan Samsuri
  • Achmad “Yoming Afuadi” Fuadi
    Achmad “Yoming Afuadi” Fuadi
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Milyarder Setia
    Milyarder Setia
  • Fauzan Samsuri
    Fauzan Samsuri
  • Sulaspin
    Sulaspin
  • Edyanto
    Edyanto
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • yea aina
      yea aina
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Eko Darwiyanto
    Eko Darwiyanto
    • siti asiyah
      siti asiyah
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Sri Wasono Widodo
    Sri Wasono Widodo
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • alasroban
    alasroban
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Tivibox
      Tivibox
    • Jo Neka
      Jo Neka
  • rid kc
    rid kc
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Sugi
    Sugi
    • sutrisno timi
      sutrisno timi
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
    • Hasyim Muhammad Abdul Haq
      Hasyim Muhammad Abdul Haq
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Sugi
    Sugi
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman