BACA JUGA:Cristiano Ronaldo Ngambek! Tolak Medali Perak Usai Al-Nassr Kalah di Final Liga Champions AFC Two
Sementara itu, peluang membela Timnas Belanda juga dinilai sangat kecil.
Hingga kini, pelatih Belanda Ronald Koeman belum pernah memanggil Pascal Struijk ke tim senior, baik untuk laga persahabatan maupun pertandingan resmi FIFA Matchday.
“Absennya Matthijs de Ligt karena cedera memang sempat membuka peluang,"ucap Nugraha.
Namun, persaingan ketat di lini belakang Belanda membuat kesempatan Pascal Struijk dianggap sulit terealisasi.
Timnas Indonesia Jadi Opsi Paling Realistis
BACA JUGA:Jadwal BRI Super League 2025/26 Memanas! Persija dan Persebaya Menang, Borneo Tempel Ketat Persib
Dengan peluang yang semakin kecil di Belanda dan Belgia, Timnas Indonesia kini dianggap menjadi opsi paling realistis bagi Pascal Struijk.
Bek serbabisa tersebut memenuhi syarat untuk membela Indonesia dan dinilai cocok memperkuat lini pertahanan Garuda yang masih membutuhkan kedalaman skuad berkualitas.
Selain bisa bermain sebagai bek tengah, Struijk juga mampu mengisi posisi bek kiri hingga gelandang bertahan.
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah besar untuk Timnas Indonesia.
Jika resmi bergabung, Pascal Struijk diprediksi bakal menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasarnya disebut mendekati Rp400 miliar.
Spekulasi soal kedekatan Pascal Struijk dengan Timnas Indonesia semakin menguat setelah momen ia mengunggah foto tato bergambar burung Garuda di media sosial pribadinya.
Momen itu langsung membuat suporter Indonesia heboh dan menganggapnya sebagai sinyal terbukanya hati sang pemain untuk membela Merah Putih.