Statistik menunjukkan Aston Villa menjadi salah satu tim paling konsisten di kompetisi Eropa dalam dua musim terakhir.
Sejak awal musim 2023-24, mereka mencatat 26 kemenangan di ajang Eropa dan mengoleksi 16 clean sheet.
Pengalaman Unai Emery di kompetisi ini juga menjadi modal besar.
Pelatih asal Spanyol tersebut sudah empat kali menjuarai Europa League dan kini berpeluang mencatat sejarah sebagai pelatih kedua yang membawa empat klub berbeda ke final kompetisi UEFA setelah Jose Mourinho.
Freiburg Ukir Sejarah Baru di Europa League
Di sisi lain, Freiburg menjalani perjalanan luar biasa menuju final Europa Leage 2026.
Klub asal Jerman itu berhasil melampaui ekspektasi meski memiliki sumber daya yang jauh lebih kecil dibanding tim-tim elite Eropa.
Melanjutkan fondasi yang dibangun Christian Streich selama bertahun-tahun, Freiburg tampil solid bersama pelatih Julian Schuster. Mereka tidak terkalahkan dalam tujuh laga fase liga sebelum tampil produktif di fase gugur.
Freiburg mengalahkan Genk dengan agregat 5-2, lalu menyingkirkan Celta Vigo lewat kemenangan agregat 6-1. Pada semifinal, mereka berhasil melewati Braga dalam duel dramatis.
Meski kalah 1-2 pada leg pertama di Portugal, Freiburg mampu bangkit di kandang sendiri.
Gol Lukas Kubler dan Johan Manzambi membawa mereka lolos ke final meski sempat mendapat tekanan pada akhir laga.
Produktivitas menjadi kekuatan utama Freiburg musim ini. Mereka sudah mencetak 25 gol di Liga Europa 2026, hanya kalah dari Aston Villa yang mengoleksi 28 gol.
Akhir pekan lalu, Freiburg juga menang 4-1 atas RB Leipzig di Bundesliga dan memastikan tiket Conference League musim depan. Namun, trofi Liga Europa tentu menjadi target terbesar dalam sejarah klub.
BACA JUGA:Gol Ollie Watkins Bawa Aston Villa Kalahkan Lille 1-0 di Leg Pertama Liga Europa
Kondisi Terkini Kedua Tim
Aston Villa masih memantau kondisi Amadou Onana yang belum tampil sejak cedera di semifinal melawan Nottingham Forest.
Unai Emery kemungkinan kembali memainkan Victor Lindelof sebagai gelandang darurat jika belum ada perkembangan signifikan.
Namun Lindelof sendiri sempat mengalami masalah pada kaki saat melawan Liverpool.