JAKARTA, DISWAY.ID – Kehadiran dari BYD DM merupakan paket teknologi yang menjawab kebutuhan pasar New Energy Vehicles (NEV).
Dalam mengembangkan teknologi ini, terdapat 3 varian teknologi BYD DM yang dihadirkan untuk pasar global dan Indonesia.
Mengusung filosofi ‘Electric First’ BYD DM menghadirkan teknologi yang meskipun memadukan dengan teknologi internal combustion engine, namun mampu memberikan pengalaman berkendara dengan mobil listrik.
Hal ini tak lepas dari racikan dari BYD sehingga saat berkendara terasa seperti menggunakan mobil listrik yang tidak hanya kesenyapan, namun juga performanya.
BACA JUGA:Usung Filosofi G.A.S.S, Teknologi DM BYD Jawab Kebutuhan Mobilitas Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
Dual Mode atau DM Technology merupakan teknologi yang mengkombinasikan EV dan Hybrid serta berorientasi EV.
Menurut Bobby Bharata selaku Head of Product PT BYD Motor Indonesia teknologi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel dan nyaman, sekaligus menghadirkan total biaya penggunaan yang lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan serta daya beli masyarakat Indonesia yang lebih luas.
“Hal ini karena penggunaan mesin dalam teknologi DM hanya bekerja dengan kondisi efisiensi yang sangat optimal,” paparnya.
“Masin bekerja baik saat mendukung dalam pengisian daya listrik atau membantu motor listrik, dilakukan dengan halus dan minim suara sehingga mampu menjaga kenyamanan kabin layaknya mobil listrik selama di perjalanan,” jelas Bobby.
BACA JUGA:Perjalanan Panjang DM BYD, Tersebar 4.6 Juta Unit di Dunia
Bobby juga menjelaskan jika teknologi ini tidak menggunakan transmisi konvensional, namun menggunakan single speed reducer dan direct drive mechanism, di mana system ini juga mmapu mengurangi suara hingga 90 persen sehingga semakin membuat kabin semakin senyap.
Sedangkan dalam berkendara, sistem akan mengutamakan penggunaan motor listrik, jika daya baterai menurun, sistem akan otomatis berpindah ke mode HEV Series
Pada mode ini, mesin berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai sementara roda tetap digerakkan motor listrik.
Jika membutuhkan performa lebih tinggi seperti perjalanan tol atau manuver menyalip, sistem dapat menggabungkan tenaga mesin dan motor listrik melalui mode HEV Parallel guna menghadirkan akselerasi yang lebih responsif dengan efisiensi energi yang tetap optimal.
BACA JUGA:BYD Tech Culture Fest Rasakan Pengalaman Teknologi HEV