Cara Kerja Teknologi BYD DM Mampu Hasilkan Konsumsi BBM 65Km/L
Selain teknologi yang disematkan, sistem atau cara kerja teknologi BYD DM mampu hasilkan konsumsi BBM 65Km/L.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID – Selain teknologi yang disematkan, sistem atau cara kerja teknologi BYD DM mampu hasilkan konsumsi BBM 65Km/L.
BYD DM atau dual mode merupakan teknologi yang dikembangkan oleh BYD dengan menggabungkan sistem EV dan Hybrid yang berorientasi pada mobil listrik.
Dengan konsep ini, BYD DM menghadirkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik, namun memiliki jarak tempuh yang panjang hingga 1.800 km dalam sekali pengisian daya serta BBM.
Hal ini tak lepas dengan penyematan mesin 1.5L yang bertugas sebagai pemasok daya ke baterai serta memberikan dukungan jika dibutuhkan dalam mendongktak perform ajika dibutuhkan saat berkendara.
BACA JUGA:Ini yang Bikin Teknologi BYD DM Bisa Irit Hingga 65Km/L
Menurut Bobby Bharata selaku Head of Product PT BYD Motor Indonesia, mesin ICE atau internal combustion engine memiliki dua tugas penting, selain memasok daya juga memberikan tenaga jika dibutuhkan.
“Dalam bekerja mesin dikontrol oleh mesin secara otomatis yang mengutamakan optimalisasi serta efisien penggunaan bahan bakar,” paparnya.
“Kapan mesin mulai memasok tenaga dalam membantu motor listrik dan menghasilkan daya untuk baterai diatur oleh sistem melalui VCU with dual MCU yang mampu memberikan singkronisasi yang super cepat,” tambahnya.
BYD menyematkan 3 sistem cara kerja teknologi DM dalam mendukung mobilitas, di antaranya:
Mode EV:
- Mode ini merupaka mode defauld yang selalu diseting pada BYD DM, di mana pada mode ini mobil digerakan sepenuhnya oleh motor listrik dengan dukungan daya dari baterai tanpa bantuan mesin.
Mode Hybrid Seri:
- Pada mode ini merudi mana pada mode ini mesin akan aktif untuk memberikan pasokan daya pada baterai, sedangkan tenaga mobil masih didukung oleh motor listrik.
BACA JUGA:Kelebihan Teknologi BYD DM dengan EV dan Hybrid
Mode Hybrid Paralel:
- Pada mode ini motor listrik dan mesin secara bersamaan menyalurkan tenaga pada roda sehingga mobil mendapatkan pasokan tenaga penuh yang dapat digunakan dalam berkendara untuk kebutuhan mendahului pengendara lain atau dalam kondisi menanjak.
Bobby menambahkan bahwa seluruh sistem ini telah mejalani uji coba diberbagai kondisi jalan, khususnya di Indonesia dan diusung oleh BYD dalam menjawab kebutuhan mobilitas yang tidak hanya bertenaga, namun nyaman dan efisien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: