"Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terogranisir di depan ribuan ilmuwan dunia" tulis keterangan akun Thread @mandharabrasika.
Rifaldy bersama dua WNI lainnya, yakni Prihantini dan Rini Winarti diduga melakukan pemalsuan yang terorganisasi agar mendapatkan dana hibah (grant) atau hadiah dari ajang-ajang ilmiah yang diikutinya, serta fasilitas perjalanan ke luar negeri gratis.