JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas dugaan penyimpangan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA JUGA:Dudung Keluhkan Anggaran KSP, Ngaku Pernah Pakai Uang Pribadi untuk Perjalanan Dinas
"Dengan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung saat ini dengan menggeledah kantor BGN, ini membuktikan bahwa Presiden enggak main-main dengan mereka yang mau main-main,” ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.
Politikus NasDem ini meminta Kejagung segera mengumumkan hasil penyelidikan dan menetapkan tersangka apabila telah ditemukan bukti yang cukup terkait dugaan tindak pidana korupsi.
“Maka saya minta Kejaksaan Agung, kalau sore nanti konferensi pers, segera saja tetapkan mereka yang melakukan tindak pidana korupsi untuk memperjelas masalah yang sedang mereka hadapi,” ungkapnya.
BACA JUGA:Prihantini Kelagapan saat Jawab Pertanyaan di ISSDP Kopenhagen: Tanya ke Tim Leader Aja
Ia menilai langkah penegakan hukum yang cepat justru akan membantu memperbaiki tata kelola program MBG.
Sebaliknya, jika dugaan penyimpangan tidak segera ditindak, hal itu dapat menimbulkan persoalan yang lebih besar dan mengganggu kepercayaan publik terhadap program tersebut.
“Lebih cepat lebih baik untuk menindak mereka yang melakukan penyalahgunaan kekuasaan. Kalau tidak disikapi oleh aparat penegak hukum, malah lebih bahaya,” tegasnya.
Sahroni menilai berbagai keluhan yang muncul di masyarakat selama ini perlu dijadikan bahan evaluasi agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Programnya bagus, tapi penyalurannya tidak sempurna. Ini yang menyebabkan banyak terjadi komplain di masyarakat. Dan ini harus diluruskan secepatnya,” tuturnya.