Meski begitu, Praz mengaku menerima uang saku saat umroh.
Akhirnya, uang tersebut kini diserahkan ke penyidik untuk proses penyidikan.
"Saya tidak ada menerima aliran dana apa pun kecuali uang saku. Uang saku saya kembalikan hari ini kepada pihak berwajib," ucapnya.
Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya akan periksa beberapa selebgram dalam kasus Hanania Group.
BACA JUGA:Dasco Yakin Rupiah Bakal Menguat, Minta Masyarakat Lepas Simpanan Dolar
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannuddin mengatakan hal itu dilakukan usai pemeriksaan terhadap Ahmad Syah Farhan Rachman (ASFR), Dirut Hanania Group.
Dimana, uang dugaan penipuan itu digunakan untuk pemasaran yang melibatkan beberapa selebgram.
"Hasil pengambilan keterangan terhadap terduga tersangka saat ini, uang yang digunakan sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umrah para jemaah," katanya kepada awak media.
"Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer. Ini untuk kepentingan marketing," lanjutnya.
Beberapa nama selebgram yang memasarkan travel umrah itu diantaranya, Keanu Angelo, Sarah Alana Gibson, Awkarin hingga Dara Arafah Saiful.
BACA JUGA:Sejumlah Artis Diperiksa Kasus Hanania Group, Diduga Terima Uang Saku
"Tentunya kami juga akan mengambil keterangan terhadap para selebgram yang ikut serta memberikan atau menjadi marketing dalam penawaran beberapa paket umrah yang ditawarkan PT Hasanah Tama Internasional," ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, ASF ditahan Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan dan penggelapan perjalanan umrah yang merugikan ratusan calon jemaah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima dua laporan polisi terkait dugaan kasus tersebut.
Diungkapkannya, salah satu laporan berasal dari pelapor berinisial JSP dengan jumlah korban mencapai sekitar 128 orang.
"Dalam laporan tersebut, total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar," katanya kepada awak media, Sabtu 30 Mei 2026.