JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Senin 15 Juni 2026.
Prabowo mengatakan pertemuan itu menghasilkan kesepakatan di berbagai bidang. Salah satunya di bidang kesehatan.
BACA JUGA:Mantan Wakil Kepala BGN Bongkar 26 Nama, Kejagung Masih Pertimbangkan Status JC
"Di bidang kesehatan, kami akan sangat apresiasi penandatanganan letter of intent mengenai global skills partnership di bidang keperawatan," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi.
"Presiden Steinmeier dan saya juga sependapat bahwa semua konflik harus diselesaikan melalui perundingan dan kita bekerja sama di bidang diplomasi untuk meningkatkan dan memastikan perdamaian dan stabilitas global," ujarnya.
BACA JUGA:Lirik Lagu 2001x - Adrian Khalif dan Maknanya, Wakili Pasangan yang Suka Adu Argumen
Eks Menteri Pertahanan ini menyebut sejumlah bidang yang menjadi fokus pengembangan kerja sama investasi antara lain transisi energi, hilirisasi industri, kendaraan listrik, hingga industri semikonduktor.
"Kerja sama dengan Jerman juga dilakukan melalui program CITA, Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program. Indonesia juga mengundang pihak Jerman untuk memperluas investasi di sektor-sektor yang penting di Indonesia," ungkap Prabowo.
Lebih lanjut, ia mengundang Jerman untuk memperluas investasi di berbagai sektor strategis Indonesia, mulai dari transisi energi, hilirisasi industri, kendaraan listrik hingga pengembangan industri semikonduktor.
BACA JUGA:Satlantas Polres Bogor Siapkan One Way di Jalur Puncak Bogor saat Libur Tahun Baru Islam 2026 Besok
"Indonesia juga mengundang pihak Jerman untuk memperluas investasi di sektor-sektor yang penting di Indonesia, contoh di bidang transisi energi, di bidang hilirisasi industri, di bidang kendaraan karena kita akan menuju kepada kendaraan listrik. Serta pengembangan industri semi-konduktor," kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan Indonesia dan Jerman sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.
"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa, dan kami berharap perjanjian perdagangan Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), bisa mencapai kesimpulan substantif," ujar dia.