JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN sedang menyiapkan sejumlah program demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi anak muda.
Salah satu rencana yang akan diterapkan adalah dengan membentuk Siap Impact di tengah melambungnya angka pengangguran di usia produktif.
BACA JUGA:Asmara Tak Direstui Jadi Motif Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK
Mendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji menyampaikan bahwa program tersebut masih dalam tahap uji coba. Dalam pelaksanaannya, Kemendugbangga akan menggandeng mahasiswa akhir sebagai peserta utama.
Melalui rancangan itu, dihrapkan agar mahasiswa tingkat akhir dapat mengasah berbagai pengalaman mulai dari pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang dapat memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia kerja serta tantangan di masa depan.
Selain itu, kata Wihaji, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi akademik saja, namun dapat membangun ketangguhan mental dan kesiapan SDM agar mampu beradaptasi ditengah perubahan zaman yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi.
"Siap Impact ini masih on process, masih dalam tahap uji coba. Nantinya akan ada kegiatan yang melibatkan mahasiswa semester akhir. Mereka akan mendapatkan berbagai materi pemahaman dan pengetahuan yang diharapkan dapat memperkuat kemampuan mereka secara komprehensif," ungkap Wihaji di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.
BACA JUGA:Kemlu Beri Perlindungan Terhadap YY, ART WNI Korban Penganiayaan oleh Majikan di Malaysia
Lebih lanjut, Wihaji menerangkan, peserta yang terlibat dalam program Siap Impact akan melalui sejumlah tahapan pembinaan.
Setelah mendapatkan penguatan kapasitas, para mahasiswa tersebut diharapkan dapat terhubung dengan sektor industri melalui skema kerja sama yang tengah dipersiapkan pemerintah.
Baginya, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi salah satu bagian penting untuk mempersempit kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan perguruan tinggi.
"Nanti ada prosesnya. Mahasiswa yang dilibatkan akan mendapatkan pembekalan, kemudian outcome-nya insyaallah akan ada kerja sama dengan industri tertentu," tekan Wihaji.
BACA JUGA:Dilarang Bakar, Mahasiswa UBK Tegang saat Polisi Rampas Ban!
Meski demikian, Wihaji menegaskan bahwa program Siap Impact bukan merupakan bentuk intervensi terhadap tugas dan kewenangan kementerian lain, khususnya di bidang ketenagakerjaan.
Siap Impact sendiri merupakan program Future-Ready Hub dari SAKINA, yaitu program akselerasi talenta digital dan pusat pengembangan diri untuk menjawab masalah kependudukan bagi generasi muda Indonesia.