5 Cara Melindungi Data Pribadi di Internet dari Ancaman Kejahatan Siber

Selasa 16-06-2026,08:46 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

BACA JUGA:Daftar 97 Pinjol Legal Resmi Berizin OJK, Pastikan Data Pribadi Aman!

3. Waspadai Tautan Phishing

Salah satu metode pencurian data yang paling sering digunakan adalah phishing. Modus ini biasanya dilakukan melalui tautan atau link yang mengatasnamakan instansi, perusahaan, atau organisasi tertentu.

Ketika diklik, korban diarahkan ke halaman login palsu yang dirancang menyerupai situs resmi. Jika pengguna memasukkan data akun, informasi tersebut langsung jatuh ke tangan pelaku.

Karena itu, selalu periksa alamat website dengan teliti dan jangan sembarangan memberikan data pribadi pada situs yang belum jelas keamanannya.

4. Gunakan Password yang Kuat dan Sulit Ditebak

Kata sandi merupakan lapisan pertahanan pertama dalam menjaga keamanan akun digital.

Hindari penggunaan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nama sendiri, atau kombinasi angka sederhana. Sebaiknya gunakan perpaduan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol agar lebih aman.

Selain itu, lakukan pergantian password secara berkala, misalnya setiap tiga bulan sekali, untuk mengurangi risiko akun diretas.

5. Manfaatkan Mode Incognito Saat Berselancar

Sebagian besar browser modern telah menyediakan fitur Incognito Mode atau mode penyamaran.

Fitur ini membantu mengurangi jejak aktivitas selama menjelajah internet. Browser tidak akan menyimpan riwayat pencarian, data login, cookie, maupun informasi sementara lainnya setelah sesi berakhir.

Meski tidak sepenuhnya membuat pengguna anonim, mode incognito dapat menjadi salah satu langkah tambahan untuk menjaga privasi saat berselancar di dunia maya.

BACA JUGA:Efisiensi MBG, BGN Pertimbangkan Kurangi 8 Juta Penerima

Pentingnya Menjaga Data Pribadi di Era Digital

Di tengah meningkatnya kasus kejahatan siber, kesadaran akan keamanan digital menjadi hal yang sangat penting.

Data pribadi memiliki nilai yang tinggi dan dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk berbagai tindakan merugikan.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana seperti memastikan situs aman, menghindari WiFi publik yang mencurigakan, mewaspadai phishing, menggunakan password yang kuat, dan memanfaatkan mode incognito, risiko kebocoran data dapat diminimalkan.

Menjaga keamanan data pribadi bukan hanya tanggung jawab perusahaan teknologi, tetapi juga menjadi tanggung jawab setiap pengguna internet agar terhindar dari berbagai ancaman di dunia digital.

Kategori :