Dorong Pengembangan Digital, Pemerintah Dukung Pengembangan Chip AI
Menko Airlangga juga turut menambahkan bahwa Indonesia sendiri juga telah membangun kerjasama dengan lembaga ARM untuk menguasai hampir lebih dari 90 persen dari pengembangan chip design AI.-Disway/Bianca Khairunisa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan perkembangannya yang semakin masif, terutama di tengah-tengah zaman peralihan ke sektor digital seperti ini, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pun kini turut menjadi fokus utama Pemerintah.
Untuk mendukung pemanfaatan AI sendiri, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mengumumkan bahwa Pemerintah saat ini juga tengah memfokuskan diri kepada pembangunan infrastruktur untuk mendukung implementasi AI di Indonesia, salah satunya adalah mengembangkan perencanaan pembangunan Data Center.
BACA JUGA:Transformasi Digital Antar Bank Raya Raih Best Bank Awards 2026
"Terkait dengan AI itu kuncinya dari ekosistem daripada digital, yang pertama tentu green energy, yang kedua tentu infrastruktur antar pulau yang kita sudah punya yang namanya fiberoptic. Jadi itu sangat potensi untuk pengembangan data center," jelas Menko Airlangga kepada Disway dan awak media lainnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/07).
Dalam hal ini, Menko Airlangga juga turut menambahkan bahwa Indonesia sendiri juga telah membangun kerjasama dengan lembaga ARM untuk menguasai hampir lebih dari 90 persen dari pengembangan chip design AI.
Selain chip, Airlangga juga menambahkan bahwa Pemerintah dan ARM juga akan mendorong pelatihan ribuan teknisi dan engineer dalam pengembangan ekosistem AI ini.
BACA JUGA:Pesona Hutan Mangrove Desa Modang, Destinasi Wisata Alam di Paser yang Wajib Dikunjungi
"(ARM) Ini di dorong untuk melakukan training 15 ribu teknisi maupun engineer dalam ARM ecosystem. Dan selanjutnya pasar global, Indonesia akan mulai membahas dan diselesaikan ratifikasinya," tutur Menko Airlangga.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Luar Negeri di Kadin Indonesia James T. Riady turut menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Pemerintah kepada pembangunan ekosistem AI tersebut.
Menurutnya, perkembangan AI sendiri juga telah menjadi hal yanh menarik aliran modal dalam jumlah luar biasa, dimana uang terus mengalir ke Amerika Serikat dan ke sejumlah kecil perusahaan teknologi, serta investasi besar-besaran mengalir ke infrastruktur AI, semikonduktor, pusat data (data center), dan kapasitas komputasi.
BACA JUGA:Prabowo Kembali Sebut Pihak Asing, Bocorkan PT Pindad dan Dirgantara Sempat Mau Dijual
"Hari ini juga kami senang sekali mendengar beberapa inisiatif baru yang surprising untuk kita semua adalah ke depan ini mengenai artificial intelligence akan merupakan satu central stage untuk Indonesia," tutur James.
Dalam hal ini, James juga menambahkan bahwa terkini, sudah ada beberapa kegiatan pengembangan AI di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya di wilayah Batam dan Blitung.
"Tentu sudah juga di Jakarta, dan banyak data center yang masuk, dan bahkan nanti akan ada puluhan miliar dolar yang akan masuk membangun computing center membawa chip-chip yang GPU yang paling advance," ujar James.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: