Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, termasuk normalisasi saluran irigasi yang mengairi sekitar 800 hektare lahan pertanian di Kecamatan Tanjungsari serta penyiapan sejumlah sumber air untuk mengantisipasi kekeringan.
Pemkab Bogor juga berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan kelompok masyarakat dalam upaya menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian dan perikanan.
“Kami ingin memastikan seluruh aktivitas pertanian dan perikanan di Kabupaten Bogor tetap berjalan dengan baik meskipun menghadapi musim kemarau. Karena itu, berbagai langkah antisipasi terus kami lakukan sejak dini,” pungkasnya.