JAKARTA, DISWAY.ID -- Mobil listrik BMW bernomor polisi B 77 NRI diamuk massa di Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin, 22 Juni 2026.
Kendaraan mewah itu diduga terlihat insiden tabrak lari yang mengakibatkan sejumlah korban luka.
BACA JUGA:BPIP Umumkan 76 Calon Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Dari video yang diterima tim Disway, mobil mewah tersebut menjadi bulan-bulanan para pengendara. Kendaraan mewah itu terlihat ringsek di bagian depan hingga kaca belakang.
Bahkan saking kesalnya, seorang pengendara yang melintas terlihat menggembosi ban mobil BMW. Sementara para ojek online (ojol) juga nampak mengerumuni kendaraan mewah tersebut.
Akibat peristiwa itu, kemacetan panjang terjadi sejak di Jalan Taman Aries hingga Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat sekira pukul 08.30 hingga 09.10 WIB.
BACA JUGA:Imbauan Massif, Kepatuhan Jemaah Haji Terkait Barang Bawaan dan Koper Meningkat
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengkonfirmasi kejadian. Ia bilang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tak berhenti di situ, Joko pun menjelaskan kronologi kejadian. Ia mengatakan, sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas mobil BMW itu melintas di Jl. Meruya selatan dari arah Utara ke Selatan.
"Sesampainya didepan Universitas Mercu Buana menabrak Sepeda Motor Honda Supra B-6242-VDR dikendarai oleh Sdr. SUTIYO yang melaju dari arah Selatan ke Utara," ujarnya saat dikonfirmasi Disway, Senin.
Akibatnya, kata Joko, pengendara sepeda motor Honda Supra itu mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki. Korban langsung dilarikan ke RSUD Kembangan.
BACA JUGA:Daftar 76 Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2026 dari 38 Provinsi, Resmi Diumumkan BPIP
Sementara mobil mewah BMW rusak dibagian bemper depan dan kaca depan pecah. Meski demikian, Joko belum dapat memastikan dugaan sementara penyebab kecelakaan.
"Masih dalam proses lidik," ungkapnya.
Hingga saat ini, Jalan Arjuna Selatan sudah dapat dilintasi pengendara. Tim Disway langsung mengecek ke lokasi kejadian--dan memastikan area TKP telah kondusif.