Perkuat Industri Game di Indonesia, Kemenkraf Jalin Kerjasama dengan Coda Group

Kamis 25-06-2026,20:35 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan semakin mudahnya akses digital di kalangan masyarakat, masifnya perkembangan industri game di Indonesia kini sudah menjadi salah satu hal yang tak terhindarkan. 

Terkini, tidak sedikit pula game-game yang dapat diunduh dengan mudah dan gratis di berbagai perangkat, baik ponsel maupun melalui Personal Computer (PC).

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Fathimah Azzahra Wakil Ketua BEM UI Adu Argumen Soal Korupsi MBG

Hal serupa juga turut diungkapkan oleh Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), Muhammad Neil El Himam. 

Dalam penuturannya, dirinya mengungkapkan bahwa perkembangan dunia game ini juga sudah menjadi perhatian tersendiri.

"Pembahasannya dan akhirnya dilakukan sebelum pada tahun lalu kita lakukan berdasarkan itu (perkembangan pasar game). Tugas kita yaitu memperkuat ekosistem sosial terutama kreatif, secara keseluruhan dari ekosistem," tutur Niel dalam agenda Media Briefing yang diselenggarakan di Jakarta, pada Kamis (25/06).

BACA JUGA:Rusak Ditabrak Truk, Transjakarta Pastikan Halte Tebet Eco Park Tetap Layani Pelanggan

Sebagai bentuk dari dukungan Kemenkraf terhadap industri game ini, Kemenkraf dengan bangga turut menandatangani Nota Kesepahaman bersama dengan platform penyedia layanan pembayaran gaming populer, Coda Group.

Melalui penandatangan Nota Kesepahaman ini, Niel menyampaikan kepercayaan serta harapannya kesuksesan industri game lokal.

"Kita lihat CODA ini sebagai bagian dari ekosistem yang perlu kita gandeng, untuk memajukan game dan industri game Indonesia," ucap Niel.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, CEO Coda Group Shane Happach juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap penandatangan Nota Kesepahaman ini.

BACA JUGA:Absen di Pesta Ulang Tahunnya, Lisa BLACKPINK dan Frederic Arnault Dirumorkan Putus

Dalam penuturannya, dirinya menyampaikan bahwa melalui kolaborasi ini, tim Coda Group beserta Kemenkraf dapat memaksimalkan trend monetisasi out-of-app.

"Kami membawa pengetahuan baru ke studio-studio lokal yang mungkin belum memanfaatkan hal-hal yang tidak biasa. Kemudian, selain hal-hal tersebut, kami juga berusaha mengembangkan lebih banyak studio baru, talenta baru, dengan program-program kami," ucap Happach.

Kategori :