Sementara itu, sisa dana dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi valuta asing sesuai ketentuan yang berlaku atau ditempatkan pada instrumen investasi yang diterbitkan oleh bank Himbara maupun Bank Indonesia.
Okki menambahkan, BNI akan terus mengembangkan layanan digital berbasis kebutuhan nasabah, termasuk bagi pelaku usaha yang menjalankan aktivitas ekspor.
Perseroan menilai, kemudahan pemantauan dana ekspor dan kepatuhan regulasi menjadi bagian penting dalam mendukung daya saing eksportir nasional.
BACA JUGA:Tabel KUR BNI 2026 Pinjaman Rp100 Juta Tenor 1-5 Tahun, Intip Syarat dan Cara Pengajuan di Sini
“BNI akan terus mendukung kebutuhan transaksi dan bisnis nasabah melalui berbagai solusi perbankan yang relevan. Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi pengalaman digital yang optimal bagi nasabah,” kata Okki.
Melalui BNIdirect DHE SDA Dashboard, BNI menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi kebijakan pemerintah, memperkuat layanan transaksi bagi eksportir, serta menghadirkan solusi digital yang membantu pelaku usaha mengelola dana ekspor secara lebih efisien dan transparan.