Prabowo Sebut Ada 5 Juta Agent AI Sudah Punya Bahasa Sendiri

Minggu 28-06-2026,12:01 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), tidak selalu membawa dampak positif bagi kehidupan manusia.

Ia mengatakan AI dapat menimbulkan ancaman jika tidak dikelola dengan baik.

BACA JUGA:Kalender Juli 2026 Lengkap Tanggal Merah, Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Resmi SKB 3 Menteri

"Sekarang AI, Artificial Intelligence. Hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia," kata Prabowo dalam acara penutupan KSTI di JCC, Minggu, 28 Juni 2026.

Mantan Menteri Pertahanan ini mengatakan saat ini sudah ada 5 juta agent AI. Prabowo menyebut AI tersebut bekerja untuk 1 kelompok bahkan 1 negara.

"AI yang bekerja, berkarya untuk satu orang atau satu kelompok, satu korporasi, satu organisasi, satu negara atau satu dan konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta Agent AI dan mereka katanya sudah punya chat room sendiri, berbicara dalam bahasa kode mereka sendiri," ujarnya.

BACA JUGA:Di KSTI 2026, Menteri Brian Dorong Ribuan Dosen serta Peneliti Perkuat Riset dan Inovasi

Menurut Prabowo, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa manusia telah menciptakan teknologi yang memiliki kemampuan luar biasa, bahkan mampu mengungguli manusia dalam sejumlah bidang, termasuk permainan catur dan produksi karya-karya tertentu.

"Sekarang juara catur saja kalah sama mesin. Juara catur. Mesin sekarang bisa buat karya-karya luar biasa," imbuhnya.

Karena itu, Presiden menilai perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mengkaji dan memahami perkembangan AI secara mendalam agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat manusia.

"Inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu," kata Prabowo.

Kategori :