JAKARTA, DISWAYID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan.
Pada perdagangan Rabu, 1 Juli 2026, IHSG ditutup naik ke level 5.695,12 atau menguat 0,92%.
Penguatan ini dipimpin oleh sektor Energy (+2,61%) dan Basic Materials (+2,60%), yang menjadi motor utama pergerakan pasar saham.
Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menilai penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif dari keputusan pemerintah yang menurunkan harga BBM non-subsidi.
Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi katalis positif di tengah tekanan nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi global.
“Sentimen positif disebabkan oleh keputusan pemerintah menurunkan harga BBM non-subsidi di tengah pelemahan kurs USD/IDR serta data inflasi Juni 2026 dan defisit neraca perdagangan Mei 2026,” ujarnya, Kamis, 2 Juli 2026.
Dengan membaiknya sentimen pasar modal, Priyambada menilai bahwa IHSG sendiri juga berkesempatan untuk kembali bergerak menguat.
Dalam hal ini, candle terakhir IHSG secara teknikal juga masih memiliki bentuk white spinning top (reversal pattern), masih di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic mengindikasikan akan golden cross pada area deep oversold.
BACA JUGA:5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Pemerintah Cairkan Santunan Rp92 Juta hingga Rp118 Juta
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Kamis ini diperkirakan akan mengalami penguatan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,641 dan resistance pada level 5,744 dengan kecenderungan menguat," ujar Priyambada.
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari:
BRPT - Buy