JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah dibuka dengan menguat di zona hijau atau menguat ke level 5.752,85 pada pembukaan perdagangan Kamis 2 Juli 2026 pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini juga turut menunjukkan penguatan yang konsisten hingga mendekati penurunan sesi I perdagangan.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi I perdagangannya dengan melesat naik sebanyak 97,05 poin, atau setara dengan 1,70 persen ke level 5.792,17.
Tidak hanya itu, penguatan serupa pun juga turut dialami oleh kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga turut menguat mendekati penutupan sesi I.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 terpantau menghijau sebanyak 13,81 poin, atau menguat sebesar 2,48 persen ke level 570,55.
BACA JUGA:Sentimen BBM Turun Dorong IHSG Berpotensi Tembus 5.700
Harga BBM Turun Pulihkan Kepercayaan Pasar
Menurut data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, kembalinya sentimen positif di pasar modal kali ini juga turut disebabkan oleh keputusan Pemerintah untuk menurunkan harga BBM non-subsidi.
"Sentimen positif disebabkan oleh keputusan Pemerintah untuk menurunkan harga BBM non-subsidi di tengah melemahnya kurs USD/IDR serta naiknya inflasi bulan Juni 2026 dan defisitnya neraca perdagangan bulan Mei 2026," jelas Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, pada Kamis 2 Juli 2026.
Dengan membaiknya sentimen pasar modal, Priyambada menilai bahwa IHSG sendiri juga berkesempatan untuk kembali bergerak menguat.
BACA JUGA:Pergerakan Global Tidak Stabil, IHSG Mulai Kembali Menguat di Penutupan Sesi I
Dalam hal ini, candle terakhir IHSG secara teknikal juga masih memiliki bentuk white spinning top (reversal pattern), masih di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic mengindikasikan akan golden cross pada area deep oversold.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Kamis 2 Juli 2026 ini diperkirakan akan mengalami penguatan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,641 dan resistance pada level 5,744 dengan kecenderungan menguat," ujar Priyambada.
BACA JUGA:Investor Pantau Arus Pasar Modal Menyusul Ketegangan Geopolitik, IHSG Menguat atau Melemah?
Berdasarkan evaluasi tersebut, harga sejumlah BBM nonsubsidi turun dengan rincian sebagai berikut:
Pertamax Turbo: turun 7% dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter atau berkurang Rp1.450 per liter.
Pertamina Dex: turun 15% dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter atau berkurang Rp3.650 per liter.