IHSG Melesat Jelang Weekend, Ekspektasi The Fed Bikin Pasar Bergairah

Jumat 03-07-2026,17:19 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada Jumat, 3 Juli 2026, dengan lonjakan signifikan menjelang akhir pekan. 

Penguatan lebih dari 2 persen ini dipicu membaiknya sentimen pasar global setelah meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan mengambil sikap yang lebih lunak terhadap kebijakan suku bunga.

Berdasarkan hasil pantauan Disway, sesi perdagangan IHSG ditutup dengan melesat naik sebanyak 131,22 poin, atau setara dengan 2,28 persen ke level 5.875,78. 

BACA JUGA:IHSG Hijau saat Penutupan, Lantai Bursa Melesat Hampir 50 Poin

Tidak hanya itu, penguatan serupa pun juga turut dialami oleh kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga turut menguat mendekati penutupan.

Dalam hal ini, Indeks LQ45 terpantau menghijau sebanyak 16,29 poin, atau menguat sebesar 2,88 persen ke level 581,78.

BACA JUGA:Hijau, Penurunan Harga BBM Nonsubsidi Mampu Selamatkan IHSG Sesi Siang

Ekspektasi Market jadi Peluang

Sementara itu dilansir dari data Stockbit, perlambatan tenaga kerja AS membuat ekspektasi market terhadap kenaikan suku bunga AS menjadi berkurang (less hawkish).

BACA JUGA:Investor Pantau Arus Pasar Modal Menyusul Ketegangan Geopolitik, IHSG Menguat atau Melemah?

Sehingga, kondisi tersebut diprediksi dapat memberikan dukungan bagi nilai tukar rupiah dan IHSG.

"Dari dalam negeri, review sovereign credit rating Indonesia oleh S&P juga kemungkinan akan dirilis pada periode Juli 2026, sehingga turut perlu dicermati oleh investor," tulis data tersebut.

Kategori :