JAKARTA, DISWAY.ID-- Dua pemain Persija Jakarta, Witan Sulaiman dan Rayhan Hannan mengaku antusias bisa dapat kembali dinahkodai oleh Shin Tae-young.
Pasalnya, kedua pemain itu sempat menjadi anak asuhnya selama pelatih Korea Selatan memimpin Tim Nasional (Timnas) Indonesia senior ataupun kelompok umur seperti U-23.
BACA JUGA:Daftar 26 Kerja Sama Disepakati RI-Singapura Usai Prabowo Bertemu PM Wong
Witan memiliki pengalaman cukup panjang bekerja sama dengan STY, baik saat membela tim nasional kelompok umur maupun senior.
"Tentunya saya antusias dengan hadirnya STY ini. Saya menantikan latihan perdana dan bisa sukses bersama Persija," jelas Witan.
Pemain kelahiran asal Palu itu merasa, bila STY, sapaan karibnya dapat memanfaatkan seluruh pemain, baik senior maupun talenta muda.
BACA JUGA:UIN Jakarta Tegaskan Guru SMA dan SMK Triguna Utama Tak Kehilangan Status, Ini Penjelasan Lengkapnya
"Sebagai pemain yang lebih berpengalaman, saya rasa sangat bagus bisa membantu kedalaman skuat," jelasnya.
Sementara itu, Rayhan pernah berada dalam arahan STY ketika memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2024.
Kehadiran STY menjadi tantangan sekaligus kesempatan baru bagi Rayhan Hannan yang akan menjalani musim keempatnya bersama tim senior Persija.
Sejak promosi ke tim utama pada BRI Liga 1 2023/24, Hannan telah merasakan arahan dari beberapa pelatih dengan karakter berbeda di setiap musimnya. Mulai dari Thomas Doll (2023/24), Carlos Pena (2024/25), hingga Mauricio Souza (2025/26), sebelum kini bersiap bekerja bersama STY.
BACA JUGA:Di Bawah Danantara, Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Nasional, Bidik Ekspansi ke Pasar Global
Bagi Hannan, pergantian pelatih merupakan bagian dari dinamika sepak bola yang harus dihadapi seorang pemain. Hal terpenting baginya adalah mampu beradaptasi dengan cepat dan terus berkembang di bawah arahan setiap pelatih.
"Hal itu di luar kontrol saya, saya tidak bisa mengontrol siapa pelatihnya. Yang terpenting adalah bisa beradaptasi dengan cepat dan mengikuti instruksi pelatih. Jika diberikan kesempatan untuk belajar dengan pelatih yang berbeda, saya pasti akan terus belajar dan berkembang," imbuh Hannan.