Profil Jerhemy Owen yang Akan Tanam 150.000 Lebih Pohon di Aceh Bareng WWF dan Warga

Selasa 07-07-2026,14:04 WIB
Reporter : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, DISWAY.ID - Profil Jerhemy Owen kini mulai banyak dicari usai aksinya yang akan menanam 150.000 lebih pohon di aceh bersama WWF dan warga sekitar.

Jerhemy Owen dikenal sebagai salah satu konten kreator yang kerap terjun langsung dalam isu lingkungan.

Aksi terbarunya yang viral dan jadi sorotan adalah menebang 10 hektar pohon sawit ilegal.

Dalam waktu belakangan ini, Owen membagikan aktivitasnya di aceh Tamiang untuk melakukan penebangan pohon-pohon sawit ilegal yang tumbuh di kawasan hutan lindung di Tenggulun.

Konten kreator tersebut menjelaskan lahan sawit ilegal ini akan ditanami kembali dengan berbagai jenis pohon baru supaya fungsinya berubah menjadi hutan asli.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Ayden Haoken Peserta Clash of Champions Season 3, Kuliah Harvard dari Beasiswa

Adapun, penanaman tersebut dilakukan di dua lokasi, yaitu area Tenggulun, Aceh Tamiang dengan target 20 ribu pohon dan CRU Das Peusangan, Bener Meriah, Aceh dengan target lebih dari 150 ribu pohon yang berkolaborasi dengan organisasi World Wide Fund for Nature atau WWF Indonesia dan warga setempat.

"150.000++ pohon agroforestri yang tujuannya ga cuma mengembalikan hutan, tapi juga supaya bisa dimanfaatkan warga setempat, sekaligus mengembalikan habitat satwa seperti Gajah Sumatra. Let's gooo Wenanam Sumatra @wwf_id." tulis Owen dikutip dari akun Instagramnya @jerhemynemo pada 7 Juli 2026.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Jerhemy Owen? Yuk simak profilnya di bawah ini.

Profil Jerhemy Owen

Laki-laki bernama lengkap Jerhemy Owen Wijaya atau akrab disapa Jerhemy Owen ini lahir di Jakarta pada 29 April 2002.

Ia menempuh pendidikan dasar sampai menengah atas di Sekolah Dian Harapan dari tahun 2005 sampai 2020.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Nadira Mahasiswi Semester 2 Telkom University, Dilaporkan Hilang oleh Keluarga

Setelah lulus, Owen memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Eropa.

Ia memilih Avans University of Applied Sciences di Breda, Belanda dan mengambil jurusan Teknologi Lingkungan dan Energi Terbarukan (2020).

Pilihan jurusan studinya ini berfokus pada isu sustainability dan pengelolaan sumber daya.

Kategori :