Usai Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ketua DPD Minta Program Waste to Energy Dipercepat

Rabu 08-07-2026,16:35 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendorong percepatan program pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) usai terjadinya peristiwa tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin kebakaran.

Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya diolah. Namun, harusnya diubah ke energi.

BACA JUGA:Pramono Sikat Kabel Semrawut di Jakarta Secara Bertahap

"Pengelolaan sampah harusnya memang bukan hanya diolah, tapi bagaimana sampah-sampah yang selama ini tidak efektif, tidak terurus, bahkan bisa berdampak buruk, justru diubah menjadi energi," kata dia di DPR RI, Rabu, 8 Juli 2026.

Terkait hal ini, Sultan mengaku pihaknya telah berbicara dengan Danantara. Menurutnya, program waste to energy telah dimulai pada tahun ini.

"Danantara yang terkait dengan waste to energy. Harusnya tahun ini sudah dimulai ya, sudah dimulai ada kalau nggak salah lima piloting project besar waste to energy," jelasnya.

BACA JUGA:Supercar McLaren Milik YouTuber Terbelah Dua Usai Kecelakaan di Sukoharjo, Pelat Mobil Diduga Palsu?

Sebagai lembaga perwakilan daerah, DPD RI, lanjut Sultan, akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan persoalan pengelolaan sampah tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

"Di satu sisi kami tentu mengambil peran sebagai parlemen sesuai dengan tugas, yaitu melakukan fungsi pengawasan untuk memastikan persoalan itu tidak berdampak makin luas," pungkasnya.

Menurut Sultan, DPD RI telah memberikan perhatian terhadap persoalan tata kelola sampah melalui pembahasan regulasi persampahan.

"DPD sepengetahuan saya melalui alat kelengkapan kita punya program legislasi undang-undang tentang persampahan," kata Sultan.

Kategori :