Sebagai konsumen, perokok dewasa berhak memperoleh informasi yang akurat mengenai pilihan berhenti merokok dan perbedaan karakteristik risiko produk.
Keberhasilan kebijakan pada akhirnya tidak boleh hanya diukur dari berubahnya warna kemasan atau menurunnya penjualan produk legal.
Ukurannya harus lebih substantif: semakin banyak perokok dewasa yang berhenti atau meninggalkan produk pembakaran, semakin kecil pasar ilegal, semakin terlindungi konsumen, serta semakin siap petani dan pekerja menghadapi perubahan ekonomi.
Indonesia membutuhkan kebijakan yang tegas sekaligus rasional, dibangun di atas data yang dapat diuji, melindungi kesehatan tanpa mengabaikan realitas sosial, dan mengatur produk berdasarkan karakteristik serta tingkat risikonya.
Kebijakan yang baik bukan sekadar tampak keras, melainkan terbukti efektif, proporsional, dan berkeadilan.
by: Paido Siahaan - Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO)