Wali Murid Apresiasi GEMAS, Peran Ayah Sangat Penting untuk Anak

Senin 13-07-2026,14:07 WIB
Reporter : Dimas Rafi
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID– Program Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GEMAS) yang diinisiasi Kementerian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) mendapat sambutan positif dari para orang tua.

Salah satunya Kurniawan, seorang wali murid SLB Negeri 02 Jakarta. Ia menilai keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sama pentingnya dengan peran ibu.

"Kalau saya sebagai orang tua murid, gerakan GEMAS ini sangat penting. Keterlibatan seorang ayah dalam mendidik anak memang harus ada. Saya sendiri sudah menjalankannya dan merasakan manfaatnya," ucap Kurniawan saat menghadiri GEMAS di SLB Negeri 02 Jakarta, Senin (13/7/2026).

BACA JUGA:Kabar Baik! BKN Pastikan Pengumuman Sekolah Kedinasan Dimulai Bulan Ini

Menurut Kurniawan, ayah dan ibu memiliki karakter pengasuhan yang saling melengkapi. Ibu biasanya lebih menekankan kasih sayang, sementara ayah berperan membangun disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian anak.

"Kalau dua karakter itu disatukan, hasilnya akan jauh lebih baik untuk perkembangan anak. Ibu mengajarkan kasih sayang, sedangkan ayah biasanya mengajarkan disiplin dan kemandirian," jelas pria berusia 53 tahun ini.

Kurniawan mengaku telah menerapkan pola tersebut kepada putrinya sejak kecil. Meski berkebutuhan khusus, putrinya sudah terbiasa menjalani rutinitas secara mandiri, mulai dari bangun pagi, beribadah, hingga mempersiapkan keperluan sekolah.

"Walaupun dia anak perempuan dan berkebutuhan khusus, dia sudah terbiasa disiplin. Dia tahu kapan harus bangun, kapan belajar, kapan istirahat. Pola itu terbentuk karena kami membiasakannya sejak lama," paparnya.

BACA JUGA:Mendukbangga/BKKBN Wihaji Ajak Pelaku Usaha Beri Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Ia juga menyoroti tantangan era digital, di mana anak-anak sering terpapar media sosial dan gawai secara berlebihan. Kehadiran ayah, kata dia, sangat dibutuhkan untuk mendampingi dan mengarahkan anak mengatur waktu dengan baik.

"Anak berkebutuhan khusus sebenarnya bisa melakukan banyak hal seperti anak reguler. Yang terpenting, ayah juga harus aktif terlibat, jangan semuanya diserahkan kepada ibu," tegas Kurniawan.

Melalui GEMAS, ia berharap semakin banyak ayah di Indonesia yang meluangkan waktu untuk terlibat langsung dalam pengasuhan anak. Menurutnya, kehadiran ayah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian anak sejak dini.

"Saya berbicara ini mungkin juga anggap aja juga himbauan juga untuk bapak-bapak yang lain karena saya sudah melakukannya selama sekian tahun mendidik langsung anak saya gitu," pungkasnya.

Kategori :