Kontribusinya menjadi kunci kebangkitan Argentina pada menit-menit akhir.
Usai peluit panjang dibunyikan, Messi tampak larut dalam selebrasi penuh emosi bersama seluruh pemain Argentina.
Momen tersebut menjadi bukti besarnya ambisi sang kapten untuk kembali membawa negaranya meraih trofi Piala Dunia.
Secara statistik, Argentina tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.
Albiceleste mencatatkan 15 tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 1,84, sementara Inggris hanya mampu melepaskan lima percobaan dengan xG 0,53.
Meski Jordan Pickford beberapa kali melakukan penyelamatan penting, tekanan tanpa henti Argentina akhirnya berhasil menghasilkan dua gol penentu kemenangan.
Berkat kemenangan ini, Argentina resmi melaju ke final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Spanyol di Stadion New York New Jersey.
Laga tersebut diprediksi menjadi sorotan dunia karena mempertemukan Lionel Messi dengan generasi muda Spanyol yang dipimpin Lamine Yamal.
Dengan performa impresif dan mental juara yang kembali ditunjukkan saat menghadapi Inggris, Argentina datang ke partai final dengan kepercayaan diri tinggi untuk mempertahankan gelar Piala Dunia.