Pasalnya dalam hasil laporan The Fed bulan Juni yang dirilis pekan lalu, lembaga tersebut mengumumkan bahwa beberapa pembuat kebijakan melihat alasan untuk menaikkan suku bunga.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Bangkit Usai Anjlok, Investor Menanti Data Inflasi AS dan Sinyal The Fed
Kendati begitu, Chen sendiri juga turut menambahkan bahwa harga emas sendiri masih memiliki kesempatan untuk kembali menguat.
Dalam hal ini, dirinya menilai bahwa meredanya pertempuran di sekitar Hormuz akan membuka lembaran baru bagi emas.
"Kecuali pertempuran di sekitar Hormuz mereda secara signifikan, harga minyak yang tinggi dan dolar yang lebih kuat dapat membuat emas tetap tertekan minggu ini," ucap Chen.