IKA PTKIN Teguhkan Komitmen Penguatan Kualitas Alumni di Tengah Persaingan Global

Jumat 17-07-2026,23:40 WIB
Reporter : M Purwadi
Editor : M Purwadi

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Umum Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN), Idrus Marham, menegaskan bahwa penguatan kualitas alumni yang tersebar di berbagai instansi menjadi salah satu orientasi utama organisasi. 

Hal itu disampaikan Idrus Marham dalam Konferensi Pers IKA PTKIN di Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).

Idrus menjelaskan, penguatan kualitas alumni dilakukan dengan mendorong PTKIN untuk terus merawat tradisi akademik yang kuat sebagai fondasi keilmuan. Menurutnya, tradisi akademik yang kokoh akan melahirkan lulusan yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

Perkembangan PTKIN saat ini dinilai telah melampaui batas pendidikan keagamaan semata. Berbagai program studi seperti ekonomi, kedokteran, teknik, hingga disiplin ilmu lainnya telah tumbuh dan berkembang pesat di lingkungan PTKIN. 

BACA JUGA:Perkuat Posisi Indonesia di Tingkat Global, Menag: Alumni PTKIN Harus Ambil Peran Bangun Peradaban Islam

Karena itu, alumni diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi kampus dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Idrus menilai, keterlibatan alumni merupakan salah satu faktor penting yang mendorong kemajuan perguruan tinggi di berbagai negara. 

Berdasarkan pengalamannya mengunjungi sejumlah universitas luar negeri, ia menyaksikan bagaimana alumni tidak hanya berperan menjaga tradisi intelektual, tetapi juga memberikan dukungan nyata bagi pengembangan almamater, termasuk melalui kontribusi sumber daya dan pendanaan.

"Model seperti ini ingin kita bangun secara bertahap di lingkungan PTKIN. Memang tidak mudah, tetapi dengan semangat, konsep yang jelas, dan konsolidasi yang baik, saya yakin dapat diwujudkan," tegasnya.

BACA JUGA:UIN Jakarta Segera Jadi PTKIN Perdana Berstatus PTNBH, Kampus Jamin Tak Berujung Kenaikan UKT

Menurut Idrus, Indonesia tidak pernah kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas. Tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan mengorganisasi dan mengonsolidasikan potensi besar tersebut menjadi kekuatan bersama. 

Ia mencontohkan pengalamannya saat mengunjungi Amerika Serikat dan bertemu dengan banyak profesional Indonesia yang berkiprah di perusahaan teknologi dunia. 

Pengalaman itu semakin menguatkan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi besar yang perlu disinergikan melalui budaya kolaborasi.

Karena itu, Idrus menegaskan bahwa tugas IKA PTKIN tidak hanya memperkuat tradisi keilmuan, tetapi juga membangun jejaring dan budaya kolaborasi antarsesama alumni. 

Menurutnya, semangat bekerja sama harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi agar potensi alumni PTKIN dapat menjadi kekuatan strategis bagi kemajuan umat dan bangsa.

Kategori :