Ditegaskannya, konsep kota cerdas tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga harus mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Ia memastikan Kemendagri akan terus memperkuat pembinaan kepada pemerintah daerah dalam mengimplementasikan Smart City Action Plans, memperluas kemitraan internasional, serta meningkatkan kontribusi kota-kota di Indonesia dalam pembangunan perkotaan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat ASEAN.
BACA JUGA:Di Depok Ada Rumah Maggot, Sampah Organik Diolah Jadi Sumber Cuan
"Kemendagri akan terus memperkuat pembinaan kepada pemerintah daerah, memfasilitasi implementasi Smart City Action Plans, memperluas kemitraan internasional, serta memastikan kota-kota Indonesia semakin berkontribusi dalam pembangunan perkotaan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat ASEAN," paparnya.