Setelah libur panjang, Makan Bergizi Gratis (MBG) jalan lagi. Perubahan yang pasti bisa lebih menghemat adalah: tidak ada lagi MBG di hari Sabtu. Sebulan hanya 20 hari.
Penghematan lain sebenarnya ada: jangan lagi ada MBG untuk siswa SMA. Cukuplah SD dan SMP. Tampaknya masih harus cari momentum untuk menuju ke sana.
Putusan sampai SMA memang terlalu ambisius. Keadaan ekonomi saat keputusan itu dibuat memang memungkinkan: belum ada perang Amerika-Iran. Meski ekonomi dunia kemudian memburuk, MBG SMA sulit dihentikan. Anak yang tahun ini SMA sudah akan jadi pemilih di pilpres 2029.
Penghematan yang juga bisa segera dilakukan adalah: memenuhi kuota ''satu dapur untuk 3.000 siswa''.
Sekarang ini masih sedikit yang satu dapur melayani 3.000 siswa. Kebanyakan di sekitar 2.000. Ada juga yang di bawah 1.500. Padahal kapasitas semua dapur MBG dibuat 3.000. Pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) ke investor juga didasarkan pada 3000 siswa.
Kalau itu dilakukan bisa jadi jumlah dapur akan berkurang banyak. Itu memang penghematan besar. Tapi juga tidak mudah. Investasi sudah ditanam. Apalagi masih banyak dapur yang sudah siap jalan belum dapat perintah operasional. Di situ sudah ada kepala dapurnya: sudah dibayar setiap bulan. Nganggur.
Untuk memenuhi kuota 3.000 siswa/dapur tidak mudah. Tapi bisa. Misalnya ditambah dengan ibu-ibu hamil di sekitar dapur dan anak-anak balita di sana. Memberi makan bergizi ibu hamil dan anak balita lebih tepat dibanding ke anak SMA.
Sebenarnya masih banyak juga problem operasional sehari-hari. Salah satunya yang diceritakan sahabat Disway di bawah ini:
---
"Saya kebetulan bekerja sebagai 'satpam' MBG. Mengawasi dan mendampingi lebih 20 dapur. Dari pembangunan sampai sistem berjalan. Untuk memastikan agar sesuai dengan juknis aturan.
Di alam nyata, banyak kendalanya. Bersumber dari aturan yang disusun terburu-buru. Dipaksa matang, sebelum waktunya. Sering berubah arah.
Aturan yang belum teruji di lapangan ini dijalankan oleh para sarjana fresh graduate, minim pengalaman. Berbekal pelatihan 1 bulan. Plus 2 bulan baris berbaris, dan latihan perang-perangan.
Mungkin mereka hafal juknis. Namun kebanyakan gaya komunikasinya, strategi manajemen, dan kemampuan untuk menyelesaikan masalahnya masih jauh dari ideal.
Kurangnya pengalaman, kebuntuan komunikasi, dan wewenang kekuasaan membuat kebanyakan dari mereka menjadi arogan. Mereka harus berhadapan dengan mitra yang merasa memiliki karena telah keluar banyak uang. Apalagi mitra itu terlilit utang untuk investasi yang harus segera dibayar.
Mereka bisa membuat laporan terjadinya masalah. Langsung ke BGN. Lalu dapur di-suspend.
Ajaibnya, tidak ada aturan pemotongan gaji, jika dapur mereka berhenti. Maka laporan kejelekan yayasan mengalir silih berganti, tanpa merasa terbebani. Kepala dapur selaksa malaikat pencatat amal, yang tidak ikut berdosa. Jika dapur di-suspend, tinggal makan gaji buta.
Yang juga aneh adalah tidak adanya tingkat kepangkatan. Flat, tanpa jenjang.
Korcam dan korwil itu hanya sebutan. Sehari-harinya mereka sama, kepala dapur juga. Hanya mendapatkan tambahan tanggung jawab. Seperti siswa yang jadi ketua kelas.
Memang ada KPPG, yang bertindak seperti guru BK. Tapi jalur pelaporannya, harus melalui korcam dan korwil. Sulit lolos, tanpa orang dalam.
Di sisi lain, mitra dan yayasan kebanyakan berusaha se-ngirit mungkin dalam membangun. Ada yang jauh dari desain BGN. Seadanya, sekenanya. Tambal sulam sana sini. Yang penting berdiri.
Peralatan juga sama, yang penting ada. Jangan bicara kualitasnya. Kecuali yayasan yang bermitra dengan investor besar ternama.
Kenapa yang seperti itu bisa lolos verifikasi?
Mungkin karena tim di lapangan juga belum pernah melihat dapur MBG yang ideal seperti yang digambarkan juknis. Hampir semua yang ditemui adalah rumah atau gudang tua yang dimodifikasi. Kecuali MBG-nya TNI dan Polri.
Juga target kuota yang harus segera terpenuhi, waktu itu.
Carut marut ini kemudian berlanjut saat beroperasi. Masing-masing pihak merasa paling berjasa, paling berhak mendapat untung. Dengan berbagai cara, jika perlu memaksa.
Sudah cukup kita dengar pengurus yayasan yang didakwa korupsi. Yang sering luput dari pemberitaan adalah kepala dapur itu sendiri.
Di pelosok sana, posisinya seperti raja. Melakukan dan minta apa saja sekehendaknya. Banyak di antaranya yang terang terangan minta bagian sisa belanja. Bahkan yang minta dibelikan motor juga ada.
Belum lagi para makelar dan ormas. Diam-diam kantongnya bisa paling tebal, tanpa ikut modal.
Makanya untuk proyek strategis seperti ini, seharusnya dipimpin oleh tokoh yang punya rekam jejak perbaikan sistem manajemen. Dan berintegritas penuh, seperti Bu Susi, Pak Jonan, atau ...".(Dahlan Iskan)
Komentar Pilihan Dahlan IskanEdisi 24 Juli 2026: Anak Telur
Bahtiar HS
Ih Pak @Achmad Faisol keren! Saya tadi bermaksud "meniru" siapa itu dulu ya yang pernah bilang 10+6 = 17. Sehinggga dapatlah 1+7 = 8. Eh kagak sengaja peroleh 1+3 --> 8 yang saya maksud nyindir itu Pak! Yang penting dapat angka 8 pada akhirnya. Eh, ternyata Pak Faishol lbh teliti dan presisi: 13 itu kalau dimepetkan membentuk 8 --ini lebih masuk akal! Hidup no 8!
Bahtiar HS
Pak @Achmad Faisol, Siapa yg menang jd pleciden 2029? Coba kita hitung. 2029 --> 20 + 29 --> 49 49 --> 4 + 9 --> 13 13 --> 1 + 3 --> 8 Jadi angka 8 yg jadi pleciden thn 2029 :))
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
IRR-NYA (PASTI) MENGGODA.. Angka-angka yang menarik. 1) Investasi naik menjadi Rp1,2 miliar. 2) Tetapi balik modal masih sekitar 1,5 tahun. Dalam dunia investasi, itu tergolong sangat cepat. Quick yielding. Banyak usaha lain perlu lima hingga tujuh tahun untuk mencapai titik yang sama. Memang, dengan data sesederhana itu kita belum bisa menghitung IRR secara akurat. Kita masih memerlukan informasi arus kas, biaya operasional, nilai sisa aset, serta pola penerimaan. Namun, secara kasat mata, periode balik modal 18 bulan memberi sinyal bahwa profitabilitasnya sangat menarik. Artinya, kenaikan standar dapur ternyata belum mematikan daya tarik bisnisnya. Justru menyaring pelaku yang benar-benar serius. Tinggal dijaga agar margin keuntungan tetap sehat tanpa mengorbankan kualitas makanan. ### (((SEBAB, bisnis yang baik bukan hanya cepat balik modal, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat sosial yang bertahan lama))).
Herry Isnurdono
Gahlan Giskan takut lawan Gibran Rakabumi di pilpres 2029 & 2034. Abah DI skrg 76 th, th. 2029 umur 79 th, th 2034 umur 84 th. Memang sudah tua dan ketuaan. Jika di Malaysia ada PM umur 100 th, yaitu Mahatir M.tapi pemilih Gen. Z akan pilih Gibran. PSI sudah siap di Senayan. Jokowi sudah mati2 an utk PSI. Bocor Alus Politik Tempo sudah sowan Jokowi di Solo Tempo sudah jadi Termul. Butuh suntikan investor Solo. Jadi Abah DI sudah kibarkan bendera putih, menyerah lawan Gibran. Orang marah MBG kpd PS. Gibran tidak dikasih kursi sejajar dgn PS di rapat Kabinet. Tapi Gibran sudah keliling Indonesia. Menyapa rakyat dan mendatangi rakyat. Yg nyinyir hanya di sosmed. Terutama di Twitter (X). Ayo Abah DI bergabung aja bersama PSI. Dari pada terlambat. Dari pada bergabung setelah lolos di Senayan, dan Gibran jadi RI 1 ke 9 di Pilpres 2029. Tidak jaminan incumbent menang pilpres. Megawati kalah di pilpres 2004. Padahal masih menjadi RI 1 ke 5. Jika Sudaryono diramal Abah DI jadi RI 1 ke 10, itu ramalan Abah DI sendiri. Banyak Bupati2 di Jatim yg dipuji-puji oleh Abah DI, berakhir di KPK. Sekarang mumpung ada perusuh CHD, ayo Abah DI deklarasi nyapres di pilpres 2029. Agar menang ganti nama di Pengadilan, rubah nama Gahlan Giskan. Seperti Komeng lolos ke Senayan. Sponsor dan donatur kampanye rokok GG dari Jatim. GG for RI 1 di Pilpres 2029.
Edi Sampana
Seperti usulan awal saya pada Januari 2026, saya mengusulkan agar pelaksanaan proyek MBG dirubah total. Hanya keluarga dari desil 1-5 yang mendapat MBG. Dan uangnya ditransfer ke keluarga per bulan. Untuk menghemat dana, sasaran program MBG hanya sampai anak kelas 6 SD/MI dan ibu hamil/menyusui. Kalau keluarga itu terbukti tidak menggunakan uang tadi untuk makanan bergizi, maka paket makanan disediakan puskesmas/posyandu dan kantin sekolah (uang ditransfer ke petugas posyandu/puskesmas dan kantin sekolah). Pada hari libur sekolah (dan Sabtu Minggu) uang ditransfer ke keluarga. Tentu ada evaluasi setiap 30 hari, yg tujuan akhirnya keluarga itu berdaya menyediakan makanan berigizi dan ia sosial ekonominya meningkat menjadi desil 6 (sehingga MBGnya bisa disetop).
Fra Wijaya
Jadi ingat kata- kata Pak Mahfud MD,kalau sudah masuk di lingkaran kekuasaan malaikat sekalipun akan ikut jadi setan,kita berharap banyak moga Sudaryono yg ini marwahnya lebih tinggi dari malaikat hingga tidak akan silau melihat bergelimangnya nikmat MBG,kita ingat juga pada Pak Mahfud bahwa malaikat itu pernah disuruh sujud oleh Tuhan pada manusia...
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
SETELAH P, HURUF APA? Kalau memakai ilmu statistik, sampelnya cuma delapan. Terlalu kecil untuk menarik kesimpulan. Tapi kalau memakai ilmu "cocokologi" dan "gathukologi", justru di situlah seninya. Urutannya menarik: S-S-H-A-M-S-J-P. (Sukarno. Suharto. Habibie. Abdurahman Wahid. Megawati. SBY. Joko W. Prabowo Subianto). Huruf S muncul tiga kali. Berarti, menurut "teori dominasi huruf", peluang S muncul lagi justru... ya bisa saja. Toh, teori ini tidak pernah lulus peer review. @@@ Kalau mau sedikit lebih ilmiah, peluang huruf awal presiden berikutnya sebenarnya tidak dipengaruhi huruf presiden sebelumnya. Setiap pemilu adalah peristiwa baru, dipengaruhi elektabilitas, koalisi, ekonomi, dan dinamika politik. Bukan alfabet. Namun, cocokologi memang tidak membutuhkan data yang kuat. Ia hanya membutuhkan imajinasi yang subur. Jadi, setelah P, saya "meramalkan" huruf S kembali naik daun. Alasannya sederhana: dari delapan presiden saja, huruf S sudah menjadi juara bertahan. Kalau nanti yang terpilih ternyata berinisial G, R, atau bahkan Z, itu bukan salah statistik. Apalagi salah alfabet. (((Itu hanya pertanda bahwa demokrasi Indonesia lebih pintar daripada ilmu gathuk. Ojok percoyo ngono iku. Koyo cah tipis ae..))).
Bahtiar HS
Mas Hasyim, Aku tadi juga baca ini "pelet" agak gatal. Apa yg dimaksud. Jangan2 skrg bangun dapur espepege dari 700-800jt naik 1,2 ember. Ternyata gara2 MBG, tidak hanya telor, beras, ikan, ayam yg harganya naik. Jasa perdukunan jg tarifnya naik drastis. Krn SPPG skrg hrs pakai "pelet". Bayangkan, ketika demand pelet naik, pasti tarif mereka naik juga. Ternyata typo! Sungguh beda satu huruf yg menjerumuskan! Setuju dan dukung Mas Hasyim jadi editor SEBELUM CHD tayang, bukan SETELAH!
djokoLodang
-o-- ... Dari situ pula mulai muncul ramesan jangka panjang. Presiden kesepuluh akan jatuh ke nama yang berhuruf depan S. Bisa jadi itu Sudaryono. Atau Sahlan Siskan. Yang kedua itu rasanya tidak mungkin: umur Sahlan kini sudah 76 tahun. ... *) Pasangan suami istri dipesan wanti-wanti oleh guru spiritualnya hanya boleh berhubungan intim pada hari yang berawalan S: Senin, Selasa, Sabtu. Kamis sore kemarin, entah kena pengaruh apa, sang suami mendekati istrinya. Dan mulai memeluk. Sang istri pun menyambut mesra. Ketika suasana sudah semakin hot, mendadak istri teringat pesan guru. Dia pun berbisik: "Eh, kangmas, ingat pesan Guru." "... hh...pesan ... apa?", tanya suami, napasnya masih terengah-engah. "Sekarang hari apa, coba?", tanya istri. "Eh, ... oh, ..., eeh, ...hh....,,", jawab suami. "...hari... Samis!!..." --0-
djokoLodang
Tentu saja! Mesin bawah selalu panas. dan siap sedia... ~ Kalau mempraktikkan ajaran Kangmas Suryonegoro saat gathering di Surabaya itu. -0--
Jokosp Sp
Tulisan pagi ini benar-benar Abah memuji program MBG. Tanpa sedikitpun mengulas kecurangan atau terjadinya korupsi besar yang telah menggarong uang negara. Saya ndak usah ngomong itu uang rakyat. Memuji ke duanya adalah ke personalnya. Pertama ke NSD, dan sekarang ke Sudaryono. Tidakkah ada kapok ketika yang dipuji-puji ini akhirnya pada masuk penjara?. Cobalah ulas betapa negara ini sudah boncos akibat MBG yang tujuannya buat anak didik miskin ini. Juga KMP yang sama juga penyelewengannya. Berapa sebenarnya anak miskin yang diakui negara?. Bukannya hanya 7 juta, kenapa harus memberikan makan ke 83 juta anak didik?. Artinya ini sudah melenceng dari tujuan awal, Apakah tidak ada cara lain selain memberi makan dalam bentuk makan dan lauk siap saji?. Kalau kebutuhan 1 kotak Rp 10,000,- dan ada 7.000.000 anak didik, bukannya lebih mudah dan gampang dikontrol atau diaudit pertanggung jawabannya dengan cara memasukkan ke rekening anak didik?. Dari ujung awal proses saja sudah diselewengkan, apakah Abah yakin sampai bawah tidak sama penyakitnya? Abah harus melihat juga teriakan ibu-ibu yang mengeluh setiap MBG jalan harga-harga bahan pokok langsung naik tidak terkendali. Cobalah keliling pasar-pasar di Surabaya, ajak keliling Galuh Banjar sekalian untuk belanja dan tanya harga. Maaf Abah kalau pagi-pagi sudah complain......ngapunten.
Taufik Hidayat
Pada zaman dulu di awal orde baru, telur itu makanan mewah. Bahka di rumah kalau maan telur aja dibagi empat he he. Kalau ada yg bilang enak zamanku, tergantung juga sih. Tapi zaman itu TV kena pajak Sepeda kena pajak, apa sekarang kita akan kembali ke era itu sehingga kalau jadi anak telur mati sudah dewasa akan jadi pejabat? Tergantung..
Thamrin Dahlan YPTD
Anak Telur. Alumni SMA Nusantara bibit unggul. Mereka terlatih dalam pendidikan semi militer dan mendapatkan guru terbaik, fasilitas tercanggih dan nyaman bersebab bea siswa sehingga bisa kosentarsi belajar pun ayah bunda senang. Huruf G dikonotasikan angka 9, Boleh juga Ghamrin Gahlan meniru angan angan Abah. Presiden itu tidajk mesti memimpin negara. Memempim rumah tangga bahkan taxi juga bisa diapkai gelar Presiden. Mas Sudaryono menang di postur tubah. Tinggimn Besar, tegap dan tanpan memberikan kesan berwibawa. Jabatan BGN setara Menteri andalan Pak Presiden. Bukan ordal namun lebih dari itu Mas G anak asuh yang sudah paham kakakter komandan dan cita cita meng "on "kan Pasal 33 UUD 45. Mudah mudahan MBG (bukan sekali lagi bukan Menteri Bahlil Ganteng) bisa diterima masyarakat. Bersihkan tindakan oknum korupsi. MBG memberikan manfaat optimal untuk semua oarang. Indikator : semakin sedikit rakyat yang tidak simpati dan semakin banyak yang empati. Itu doa kita semua para pembayar pajak kepada para pemimpin diatas sana. Tujuan baik wajib dikawal dengan manajemen baik dan SDM Sudaryono menjadi jaminan atau tantangan apakah mampu merubah MBG menjadi Memang Bagus Gan calon persiden ke 9. Mr G sudah paham benar "filosofi telur" sehingga memudah lancarkan meng "on" kan MBG Salamansalamun Pak Mario Semarang
Juve Zhang
Sambil maratahon 14 km saya tes anak TK dia bisa jawab 4 tambah 4 delapan .... maksimal itu...ada satu anak TK lain bisa hitung sampai 16 tambah 16 jawabnya 32.... keduanya ditanya apa ada makan EmbGe di sekolah jawabnya Tidak Ada....baik saya tes anak SD kelas Tiga yg sudah makan ayam EmbGe Satu tahun.... pertanyaan sederhana 4 tambah 4 jawaban nya mencengangkan 5 !!!...saya dan orang lain ketawa dengar anak EmbGe kelas 3 SD jawabannya menyimpang jauh dari perkiraan....itu sebagai pertanyaan awal maksudnya jika jawab 8 maka lanjut ke 8 tambah 8.... seperti anak TK itu....dari sini anda bisa ambil kesimpulan anak TK swasta yg tak makan EmbGe mampu hitung sampai maksimal 4+4 dan satu anak TK lain mampu hitung maksimal 16 + 16 ....sedang anak SD kelas Tiga awal hitung sederhana saja sudah salah.... kesimpulan EmbGe gagal merubah kecerdasan anak anak SD... mungkin Noni tambah jantungan jika tahu anak SD kelas Tiga jawaban 4+4 sama dengan 5....
Langlang Turker
Omon-omon tentang telur ingat masa dulu, dulu sekali sekitar akhir th 60an, masih SMP, sama ortu dikasi 20 ekor ayam ras, jaman itu disebut LEGHORN, pakai sistim kandang susun, 2x1x2 tingginya, alas tiap lantai, dari pasir, debu gergaji kayu, sekam, kapur dan pupuk kandang. kandang ga berbau, ayam bisa mengais. Tiap hari dapat 14-15 butir telur, dibawa kewarung, hasilnya tukar dengan dedak, jagung, ampas kelapa, remahan ikan asin, buat pakan ayam. Sisanya buat uang saku, selain kalo kepepet ya bikin telur ceplok atau dadar. Pulang sekolah ngaduk makanan, pagi sebelum sekolah kasi makan dan minum ayam. Kenangan ga bisa dilupakan, cerita ke anak, jawabnya enteng, "itu kan duluuu,.." Lha sekarang, dimana bikin kandang, rumahnya ukuran RSSSSSS, alias RUMAH SANGAT SEMPIT SEHINGGA SUSAH SEKALI SELONJOR........
Muh Nursalim
Yg ngurus Sudaryono yg sukses Bahlil. Iya. Emang begitu. Nasib si ganteng satu ini.mujur banget. Istrinya orang Sribit. Desa di pinggir sungai bengawan Solo. Daerah Sragen. Wanita itu.mujur juga disunting si ganteng. Mungkin dulu sering mandi di bengawan solo. Sambil cari ikan. Sekarang ndak bisa lagi. Bengawan solo sudah keruh. Warna sairnya mejikuhibiniu. Tergantung limbah pabrik yg keluar warna apa. Ikan juga ndak ada. Tinggal sapu sapu yg masih bertahan. 29 capresnya bisa ini. Si Ganteng Bahlil. Sudaryono. Anis dan mungkin anak pak mantan lurah yg ijazahnya lg bermasalah. Prabowo? Mpun sepuh.
Hasyim Muhammad Abdul Haq
Di Twitter, follower saya itu 30ribuan. Lumayan banyak untuk warga negara biasa yang hidup di kampung di kota kecil. Personal branding saya di X adalah selalu berpendapat obyektif. Bisa memuji semua kubu, tapi juga mengkritisi semua kubu. Saya semoat ditelepon salah satu buzzer pemerintah. Ditawarin gabung dengan bayaran lumayan di atas UMR Mojokerto. Uang mudah, tanpa kerja keras. Saya menolak. Kalau saya gabung, saya jadi nggak bisa mengkritik MBG, Gibran atau Bahlil. Akun saya jadi korban. Personal branding saya yang selama ini saya bangun jadi rusak. Tanpa dibayar, saya sering memuji pemerintah jika memang ada yang layak dipuji. Termasuk menjaga optimisme di media sosial. Sekarang ini, banyak yang pesimis sama MBG ataupun KDMP. Kebanyakan media juga memberitakan hal buruk tentang keduanya. Namun Pak Dahlan ternyata menyimpan optimisme. Dan menurut saya itu bagus jika itu menjadi "core"-nya pemberitaan Disway, yaitu membangun optimisme. Terutam di kalangan pengusaha yang merasa keadaan makin tidak pasti. Media lain bisa jadi kompor yang memanaskan suasana. Tapi Disway bisa juga menempatkan diri untuk obyektif dan meniupkan optimisme.
Ahmed Nurjubaedi
Wah! Abah DI rupanya sudah move on. Setidaknya tidak lagi terasa berenang melawan arus sungai. Namun menggantungkan harapan kepada politikus, bisa seperti menggambar di udara. Seperti istilah orang Amerika dan Eropa: seorang politikus pasti heran kalau ada orang yang menepati janji.
Definisi Mewah
1 = I 2 = L 3 = B 4 = A 5 = S 6 = B / G 7 = J 8 = B 9 = G Contoh penerapan di zaman alay 2009: k4mu kn4p4 = kamu kenapa k4mu k3m4n4 51chh,,!!!? = kamu kemana sih c3mmuN9uddHhh!!! = cemungud (semangat)
Definisi Mewah
Sebetulnya bukan seperti itu pencocokannya. Melainkan seperti ini: 1r. Soekarno, 2etnan Soeharto, 3aharuddin Jusuf Habibie, 4bdurrahman Wahid, 5oekarnoputri, 6ambang Yudhoyono, 7oko Widodo, 8owo Subianto, 9... Nha ini. Silakan para perusuh Disway meramal dan bertaruh sejak sekarang, siapa pewaris tahta kursi kepresidenan ke-9 RI. Apakah: 9ibran Rakabuming, 9anjar Pranowo, 9ita Wirjawan, 9iring Nidji, atau... 9erindra lagi.
Definisi Mewah
Saya lebih tertarik mengetahui kelanjutan program "gentengisasi" yang digagas Presiden Prabowo. 83.361 unit Koperasi Desa Merah Putih, sebagai representasi wajah terdepan pemerintahan Presiden Prabowo, sudah rampung dibangun di seluruh Indonesia. Seluruh atapnya, pasti menggunakan genteng semua. Iya, kan? Iya, dong. Iya, kan?
Er Gham 2
Anak telur. Saya kayaknya anak tahu tempe. Sesekali ada telur. Jarang makan daging. Protein lain yang kadang tersaji adalah ikan teri. Protein dengan tahu atau tempe plus ikan teri sudah luar biasa berarti hari itu. Syarat lain: ada sambal.
Er Gham 2
Sisa kuota tidak boleh hangus. Begitu keputusan MK. Thanks untuk yang sudah mengajukan ke MK. Keputusan ini berarti juga buat para driver online. Operator gak akan bangkrut. Tapi jangan terlalu kemaruk juga jual pulsa and kouta nya.
Er Gham 2
Kalo bangun proyek infrastruktur kan kadang di sub kon. Kalo menu MBG boleh gak di sub kon. Misal nasinya di buat oleh rumah di sebelah. Tempe goreng mendoan dipasok dari rumah yang sebelah lagi. Sayur dimasak oleh rumah lain lagi. Jam 3 subuh dikirim ke dapur. Lalu masuk ompreng. Boleh gak?