Bahaya Bakteri Staphylococcus Aureus dan Bacillus, Cemari MBG yang Dikonsumsi Febiola Sampai Hilang Ingatan
Febiola Br Purba merupakan salah satu siswa yang mengalami kasus dugaan keracunan MBG tersebut.--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Hasil laboratorium membuktikan bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus mencemari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi oleh Febiola Br, siswi SMK Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Febiola mengalami hilang ingatan hingga 70 persen usai mengonsumsi MBG.
Temuan ini menjadi perhatian karena kedua bakteri tersebut diketahui dapat menyebabkan keracunan makanan, terutama ketika makanan terkontaminasi atau tidak ditangani dan disimpan dengan cara yang tepat.
Dalam kasus Berastagi, Staphylococcus aureus ditemukan pada sampel ikan dan saus dari sekolah serta sampel muntahan siswa.
Sementara Bacillus cereus ditemukan pada sampel nasi dari sekolah.
Temuan tersebut menjadi semakin serius karena kasus ini tidak hanya menyebabkan keluhan pencernaan pada sejumlah siswa.
Salah satu korban, Febiola Br Purba (16), bahkan mengalami kejang dan dilaporkan kehilangan ingatan hingga sekitar 70 persen.
Bahaya Staphylococcus aureus
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), keracunan makanan akibat Staphylococcus aureus bukan semata-mata terjadi karena bakteri masuk ke dalam tubuh.
Bakteri tersebut dapat menghasilkan toksin di dalam makanan. Toksin inilah yang kemudian dapat menyebabkan keracunan.
Staphylococcus aureus sendiri cukup umum ditemukan pada kulit dan hidung manusia.
CDC menyebut sekitar satu dari empat orang maupun hewan membawa bakteri Staph di kulit atau hidung tanpa mengalami sakit.
BACA JUGA:Makan MBG di Sekolah, Febiola Sang Wakil Ketua OSIS Kejang-Kejang, Hilang Ingatan 70 Persen
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: