Semester I 2026 Berjalan Positif, FIF Kantongi Laba Bersih Rp2,37 Triliun

Minggu 02-08-2026,16:30 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Federal International Finance (FIF) mencatatkan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,37 triliun, meningkat 4,48% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,27 triliun. 

Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 7,07% year-on-year (yoy) menjadi Rp25,43 triliun hingga Juni 2026, dibandingkan Rp23,75 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA:Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Berlompatan ke Laut Saat Kapal Terbakar di Perairan Sumenep

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, jumlah unit yang dibiayai juga meningkat menjadi sekitar 1,70 juta unit, menunjukkan konsistensi permintaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan FIF.

Kinerja positif perseroan ini merupakan hasil kontribusi dari seluruh portofolio layanan pembiayaan FIF, yaitu FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda, SPEKTRA untuk pembiayaan produk elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga, dan DANASTRA untuk pembiayaan multiguna. 

Selain itu portofolio FINATRA hadir lewat layanan  produk pembiayaan mikro produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta AMITRA untuk pembiayaan syariah Haji dan Umrah.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 2 Agustus 2026 Lengkap Sinopsis, Akhir Pekan Nonton Aksi Jason Statham

Presiden Direktur FIF, Indra Gunawan, menyampaikan, “Bagi FIF, pertumbuhan ini menjadi refleksi dari kepercayaan masyarakat serta konsumen setia yang terus meningkat terhadap layanan pembiayaan yang relevan dan adaptif dengan kebutuhan di tengah kondisi perekonomian yang dinamis. 

“Ke depan, FIF akan terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan agar dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Indra.

Dari sisi aset, Net Service Asset (NSA) FIF tercatat sebesar Rp55,57 triliun pada Semester I 2026. Angka itu meningkat 11,79% dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp49,71 triliun. 

Sementara itu, kualitas pembiayaan perseroan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) Nett berada di level 0,28%. Meskipun mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut masih mencerminkan kondisi yang sehat dan terkendali.

BACA JUGA:5 Alasan Vinicius Junior Tinggalkan Real Madrid Demi Arsenal, Nomor 2 Paling Masuk Akal!

Indra menambahkan, di tengah dinamika ekonomi domestik dan global, FIF akan terus beradaptasi dan memperkuat fundamental bisnis guna menjaga kinerja yang berkelanjutan. 

“Upaya tersebut kami fokuskan pada penguatan kualitas layanan dan perluasan akses pembiayaan yang inklusif, sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Kategori :