Saya percaya masyarakat Indonesia bukan kekurangan informasi. Yang kita butuhkan justru adalah informasi yang bernilai.
Sebab pada akhirnya, sejarah tidak dibangun oleh siapa yang paling sering muncul di layar televisi, melainkan oleh siapa yang berhasil menyumbangkan makna bagi kehidupan bersama.
BACA JUGA:Selfie Dulu, Tuhan Nanti
Dan mungkin, sudah saatnya ruang publik kita lebih banyak mengabarkan masa depan daripada terus mengulang masa lalu yang belum selesai diputus oleh pengadilan.
By Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta