Menurutnya, PT KAI cenderung lebih tertarik mengembangkan Trans Sumatera, sedangkan investor dari China dan Rusia lebih berminat pada proyek Trans Kalimantan.
“Saya lihat sepertinya kalau Sumatera, KAI yang lebih berminat untuk mengembangkannya. Kalau di Kalimantan, sepertinya dari China sama Rusia yang lebih berminat,” ujarnya.