Bromo Terbakar, 3 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Titik Api

Senin 10-08-2026,19:16 WIB
Reporter : Fajar Ilman
Editor : Marieska Harya Virdhani

"Yang kedua juga terkait safety, safety first, yang menyangkut nyawa warga negara akibat bencana ini," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan, prioritas pemadaman dari udara saat ini difokuskan di kawasan puncak B29 di sisi paling timur. 

Ia menyebut adanya kendala teknis yang dihadapi selain cuaca adalah ketersediaan air untuk upaya pemadaman.

"Beberapa sudah padam dan dijaga pasukan darat yang melakukan pengawasan. Sedangkan di sisi barat sudah disiagakan tim untuk mengantisipasi," kata Emil.

BACA JUGA:Bye Bye Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Mulai 9 Mei 2026, Terlanjur Beli Tiket Harus Gimana?

Untuk memastikan seluruh operasi berjalan terkoordinasi, unsur terkait juga membentuk satuan tugas (satgas) penanganan kebakaran TNBTS dengan menunjuk seorang Incident Commander. 

Hal senada dikatakan, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan, Incident Commander bertugas mengoordinasikan seluruh pergerakan dan kebutuhan operasi, baik di darat maupun udara.

"Kita bentuk satgas dengan menunjuk Incident Commander untuk mengoordinir semua pergerakan udara dan darat, termasuk kebutuhan lapangan bisa melalui satgas yang dibentuk," ujarnya.

BACA JUGA:Bye Bye Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Mulai 9 Mei 2026, Terlanjur Beli Tiket Harus Gimana?

Pembentukan satgas ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat dalam operasi, termasuk Kementerian Kehutanan, BNPB, BPBD, TNI, POLRI, dan unsur lainnya.

Berdasarkan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK) pada 9 Agustus 2026, sebagian wilayah Jawa Timur berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

Kategori :