Flores Back Arc Thrust terbentuk di belakang busur vulkanik Flores yang memanjang dari utara Pulau Flores hingga Laut Utara Lombok.
Sesar ini terbentuk akibat tekanan kompresi pada kerak bumi di kawasan Flores dan sekitarnya.
Tekanan itu membuat salah satu bagian kerak bumi terdorong naik terhadap bagian lainnya.
Sistem Flores Back Arc Thrust menjadi salah satu sumber gempa aktif yang berada di kawasan Nusa Tenggara.
Kompleksitas kondisi tektonik tersebut membuat Flores dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu kawasan dengan aktivitas kegempaan yang cukup tinggi.
Pergerakan pada struktur sesar maupun zona subduksi dapat memicu gempa bumi di kawasan tersebut.