“Kolaborasi yang baik bukan diukur dari seberapa bagus dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari impact yang kita hasilkan setelahnya. Nota Kesepahaman ini hanya akan berarti when it turns into execution,” tutur Martha.
Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana bersama Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D. menandatangani MoU di Bandung -Bank Jakarta-
Ia berharap kerja sama dengan ITB dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menghadapi kebutuhan masa depan.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman dengan ITB merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua institusi.
Menurut Agus, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak, khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, serta berbagai inisiatif kolaboratif lainnya yang memberikan nilai tambah.
“Kerja sama ini bukan sekadar pemanfaatan produk dan layanan perbankan, tetapi bagaimana Bank Jakarta dapat hadir sebagai knowledge partner dan financial partner yang mendukung ekosistem pendidikan agar semakin kuat, modern, dan berkelanjutan. ITB membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, sementara Bank Jakarta membangun konektivitas melalui layanan dan solusi keuangan. Keduanya kita pertemukan untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Agus.
BACA JUGA:40 Ucapan Maulid Nabi 2026 Penuh Doa dan Makna, Cocok Share di Medsos WA-IG
BACA JUGA:Mahasiswa UNSOED Murka Rektornya Terseret OTT KPK: Sebagai Maba Kami Merasa Dilecehkan!
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan, kerja sama dengan ITB juga menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai institusi pendidikan.
“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih erat antara Bank Jakarta dan ITB. Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti melalui berbagai bentuk kegiatan yang terarah, terukur, dan sesuai dengan ruang lingkup yang telah disepakati oleh kedua belah pihak,” ujar Arie.
Arie menambahkan, Bank Jakarta akan terus mendorong hubungan kelembagaan yang positif dengan berbagai pihak sebagai bagian dari penguatan posisi Bank Jakarta sebagai institusi yang terbuka terhadap kolaborasi.
Melalui kerja sama yang dibangun secara profesional dan berkelanjutan, Bank Jakarta berharap sinergi dengan ITB dapat memperluas jejaring kelembagaan sekaligus membuka peluang pengembangan program yang memberikan dampak positif bagi pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan masyarakat. (*)