Bank Jakarta dan ITB Kerja Sama Riset dan Pengembangan SDM

Sabtu 22-08-2026,23:30 WIB
Bank Jakarta dan ITB Kerja Sama Riset dan Pengembangan SDM

Penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB, Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D., Jumat 21 Agustus 2026.-Dokumentasi Bank Jakarta-

BANDUNG, DISWAY.ID – Bank Jakarta terus mengembangkan sinergi dengan banyak pihak. Kali ini pimpinan Bank Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB)  menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemanfaatan Layanan Jasa dan Produk Perbankan dalam rangka Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi kedua institusi untuk membangun ekosistem pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, inovatif, serta berdaya saing global.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Prof Ir Agus Jatnika Effendi PhD di Bandung pada Jumat, 21 Agustus 2026. Turut hadir, Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta Dipo Nugroho.

BACA JUGA:Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

BACA JUGA:Asbanda dan Bank Bengkulu Soroti Penguatan Likuiditas BPD di Seminar Nasional

Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana mengatakan, kerja sama dengan ITB tidak semata-mata berkaitan dengan pemanfaatan produk dan layanan perbankan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang lebih luas.

“Bagi Bank Jakarta, penjajakan sinergi kerja sama ini bukan hanya tentang pemanfaatan produk dan layanan perbankan, ini adalah tentang membangun sebuah ekosistem. Ekosistem pendidikan, ekosistem penelitian, dan ekosistem pengabdian kepada masyarakat,” ujar Martha.

Menurut Martha, salah satu aspek penting dalam ekosistem tersebut adalah pengembangan sumber daya manusia. Tantangan ke depan, kata dia, bukan hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan intelektual tinggi, tetapi juga individu yang adaptif, kompeten, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan global.

“Karena itu, dalam kesempatan ini Bank Jakarta memandang ITB sebagai sebuah knowledge partner, yang hadir lebih dari sekadar institusi pendidikan,” katanya.

Martha menilai posisi ITB sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki kekuatan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi membuka ruang kolaborasi yang luas bagi Bank Jakarta. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program yang memberikan manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat.

BACA JUGA:Asbanda Dorong BPD ke Level Playing Field

BACA JUGA:Harga Emas Makin Tak Terbendung, Naik 10 Persen dalam Sebulan

Ruang lingkup kerja sama Bank Jakarta dan ITB mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyelenggaraan program Kampus Berdampak.

Martha menegaskan, Nota Kesepahaman tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan, serta prinsip kehati-hatian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: