Disarankan juga pembersihan dari bagian atas ke bawah dan dimulai dari sisi datangnya angin.
Llau, jangan lupa untuk menutup pintu, jendela dan saluran udara selama pekerjaan di luar berlangsung.
2. Melembapkan abu secukupnya
Hal selanjutnya yang dilakukan membersihkan abu adalah semprotkan sedikit air sampai permukaan abu lembap, bukan kuyup.
BACA JUGA:Status Gunung Anak Krakatau Siaga, KAI Pastikan Perjalanan Kereta di Daop 1 Tetap Normal
Tujuannya supaya partikel abu tidak mudah terangkat oleh angin atau gerakan sekop.
Gunakan sekop untuk mengambil endapan abu yang tebal, lalu masukkan ke dalam kantong plastik tebal atau wadah yang sudah ditentukan pemerintah aerah.
Jika lapisan abu tipis, sapu perlahan setelah abu dilembapkan.
3. Bersihkan permukaan rumah pakai kain lembap
Jika area sudah cukup bersih dan udara di luar tak berdebu, bersihkan bagian dalam rumah dengan kain atau pel lembap.
Untuk di area kaca, furnitur mengkilap dan permukanaan akrilik bisa tepuk atau angkat abu secara perlahan.
BACA JUGA:33 Penerbangan Terdampak, Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Karpet dan sofa juga bisa dibersihkan dengan menggunakan penyedot debu dengan penyaring HEPA.
Ketika kantong atau filternya dilepas, lakukan dengan hati-hati supaya abu bisa kembali tersebar.
4. Pisahkan pakain dan alas kaki yang kena abu
Kamu bisa melepaskan pakaian dan alas kaki sebelum masuk ke rumah yang sudah bersih.
Pakaian sebaiknya dibilas lebih dulu dan dicuci dalam jumlah sedikit supaya abu tak merusak serat kain atau mesin cuci.
Apabila pasikan air sudah banyak mengandung abu, jangan langsung menggunakan mesin cuci atau mesin pencuci piring.
BACA JUGA:Debu Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Depok? Warganet Sebut di Citayam dan Sawangan