Serius Nonsense

Serius Nonsense

Dahlan Iskan saat sarasehan di acara "muktamar" perusuh Disway di FIC Farm, 23 Agustus 2026.-Boy Slamet/Harian Disway-

Ketia menulis desil kemarin saya tidak membahas tentang desilnya Indonesia. Saya membahas desil itu sendiri. Karena itu saya tidak merasa terikat dengan cara Indonesia: desil satu untuk golongan termiskin, desil 10 untuk yang terkaya.

Dalam dunia perdesilan tidak ada "hukum desil". Suka-suka. Saya lebih suka menyebut desil 10 untuk yang termiskin, desil 1 untuk yang terkaya. Pun dalam kuantil. Cara pandang seperti itu lebih asosiatif: Satu persen penduduk menguasai kekayaan berdesil-desil. Juga bisa sekaligus menjadi pengingat: desil satu adalah juara satu, desil dua juara dua, dan desil 10 adalah akar rumput yang jumlahya banyak. Dalam perkastaan juga sama: kasta tertinggi di urutan satu. Bahkan di India ada golongan yang di bawah kasta keempat: golongan dalit.

Tapi ya sudahlah. Redaksi sudah mengubah tulisan saya itu, mungkin, redaksi terbawa arus komentar perusuh. Ternyata cara berpikir "perusuh Disway" lebuh ikut cara berpikir pemerintah. Ups..tidak juga. "Perusuh" ternyata juga berani kritis –pun termasuk dalam mengkritik Disway.

Itu tercermin dalam "Muktamar Perusuh" bulan lalu. Salah satu agenda "muktamar" itu sangat serius. Baru hari ini saya ungkapkan jalannya pembicaraan. Acara berat itu dimulai dengan pendaftaran agenda bahasan. Agar tidak ngelantur. Siapa saja boleh mendaftarkan agenda. Banyak yang unjuk jari. Mereka bicara pendek: hanya satu dua kalimat tentang poin yang ingin dibahas. Setelah inventarisasi ditutup mulailah kening mengkerut.

Saya sendiri hanya mengajukan satu agenda yang disambut dengan tawa. Padahal itu, menurut emosi saya, agenda berat: bagaimana cara melakukan pruning pentil durian. Pohon durian di antara rumah Manado dan lapangan basket di DIC Farm itu memang berbunga lebat. Banyak sekali.

Sudah banyak bunga yang jadi pentil. Kalau saja pentil-pentil itu jadi buah semua, satu pohon ini saja bisa menghasilkan lebih seratus durian. Itu tidak mungkin. Tahun lalu pohon ini sudah belajar berbunga. Bungan pertama lebat. Hampir semua bunga menjadi pentil. Yang akhirnya bisa jadi buah hanya 15. Itu pun ketika buah sudah sebesar bola tenis, berjatuhan satu per satu. Tersisa tiga saja yang selamat sampai tua.


Ketua Panitia 'Muktamar Perusuh Disway' Hasyim Muhammad (dua dari kiri) mengawasi Muhtarom, perusuh yang menjadi relawan prunning pentil durian.-Boy Slamet/Harian Disway-

Tiga itu saya biarkan sampai jatuh sendiri. Tiga-tiganya saya habiskan dalam waktu dua hari: jenis bawor– kalau tidak salah. Tahun ini saya ingin pentil yang jadi buah bisa lebih banyak. Saya tahun caranya: harus di-pruning. Justru ketika masih pentil harus dibuang sebagian besarnya. Dari ratusan itu tinggalkan sekitar 30 saja.

Doktrin itu benar. Tapi saya tidak pernah tega merontokkan paksa pentil-pentil itu. Kok kasihan. Juga karena saya tidak tahu pentil mana yang dipastikan akan membesar jadi durian – jangan-jangan yang digugurkan itu yang mestinya berbakat jadi durian.


Dahlan Iskan menyaksikan Muhtarom, perusuh Disway asal Sidoarjo, memilih pentil durian.-Boy Slamet/Harian Disway-

Agendanya: Siapa di antara perusuh Disway yang tega melakukan pruning dan mau jadi relawan untuk melakukannya: satu orang angkat tangan.

Enam perusuh lainnya angkat tangan untuk mendaftarkan agenda yang benar-benar berat. Satu orang mengajukan satu agenda pembahasan. Terkumpul enam agenda yang dipadatkan menjadi empat: koperasi, kebijakan terhadap pengusaha, single data nasional, dan kegelisahan apa yang saya alami melihat kondisi ekonomi saat ini.

Ketika membahas koperasi, silang pendapat bertautan. Meski tidak ada agenda pembahasan Koperasi Desa Merah Putih, terpaksa banyak disinggung juga.

Perusuh dari Lumajang menginginkan kelompok-kelompok masyarakat membangun koperasi sendiri. Contohnya ia sendiri. Ia sudah menjalankan dan membuktikan: petani bisa lebih baik bergabung dengan koperasi tani. Sebaiknya kelompok lain punya koperasi di bidangnya masing-masing. Jangan seperti KDMP – ada yang keseleo lidah menjadi KDRT.

Persoalan utamanya disepakati: sulit mencari orang yang mau all out menjadi penggerak koperasi seperti perusuh asal Lumajang itu. Padahal yang diperlukan Indonesia bukan satu dua orang. Kita perlu ribuan bahkan ratusan ribu orang seperti itu. Sulit. Tidak realistis untuk gerakan totalitas nasional.

Memang orang seperti itu bisa dipersiapkan. Mulai rekrutmennya yang benar, pendidikan, pelatihan, sampai pemagangan. Tapi siapa yang bisa menyiapkannya. Mestinya pemerintah. Tapi semua sepakat pemerintah bukan pihak yang mampu melakukannya. Bagus tapi sulit. Tidak realistis.

Sebenarnya banyak contoh koperasi yang bisa sukses. Yang paling hebat adalah koperasi Keling Kumang yang di Kalbar itu. Koperasinya suku Dayak di Sekadau, Sintang. Besaran skalanya sudah tiga triliun rupiah.

Tapi ya hanya satu itu. Atau satu dua lagi lainnya di tempat lain di Indonesia. Di Jatim sendiri pernah ada koperasi sangat besar. Koperasi susu milik peternak sapi perah di Pujon, Malang. Lalu ada koperasi wanita yang sangat mulia. Tapi yang di Pujon sudah jarang disebut lagi. Yang "wanita" tokoh utamanya tergiur ke partai politik. Selesai.

Bagus. Bisa teruwujud. Tapi jatuh bangun. Belum bisa mewarnai perekonomian nasional yang langgeng. Semua itu mutiara di Khatulistiwa. Tapi mutiara yang bersinar hanya beberapa di wilayah.

Ada perusuh yang membanggakan keberhasilan koperasi di Belanda, Swedia, dan bahkan Singapura. Itu benar. Sangat membanggakan. Sering jadi contoh untuk mengolok-olok pemerintah yang dianggap kurang memperhatikan koperasi di Indonesia.

Anggapan kita seolah di sana koperasi sudah sangat berhasil. Sudah menjadi gerakan nasional. Jarang yang kritis bahwa sebesar dan sesukses mereka tetap saja belum sampai bisa membuat sistem ekonomi di sana menjadi sistem koperasi. Sistem ekonomi negaranya tetap saja kapitalis.

KUD juga pernah sukses –sebagai lambang turun tangannya negara untuk menggalakkan koperasi. Dengan sangat serius. Presiden Soeharto sendiri yang turun tangan. Dibangunnya di setiap kecamatan merata ke seluruh Indonesia. Ternyata juga tidak berkelanjutan. Maka, mungkin saja, KDMP adalah buldoser terakhir Untuk mewujudkan sistem koperasi. Saya sebut buldoser karena dipaksakan dari atas, dalam skala yang tidak terpermana, dan menghabiskan anggaran yang tidak terkirakan. Bukan pula di setiap kecamatan melainkan di setiap desa.

Kalau KDMP pun kelak ternyata gagal, makan cara apa lagi yang akan dipakai untuk menjalankan ekonomi nasional secara koperasi sebagai pelaksanaan pasal 33 UUD 1945.

Saya selalu tertarik pada pikiran Dr Agus Pakpahan yang kini menjadi rektor Universitas Koperasi Indonesia. "Sampai hari ini kita belum punya kurikulum pelajaran koperasi yang sebenarnya," ujarnya. Mata pelajaran koperasi yang diajarkan selama ini, katanya, bukan ilmu koperasi dimaksud.

KDMP adalah taruhan terakhir bagi uji coba koperasi. Taruhan yang amat sangat luar biasa mahal. Kalau gagal berarti kita harus ikut Agus Pakpahan: menyusun kurikulum dan silabus ilmu koperasi, mengajarkannya dari TK, SD, SMP, SMA, universitas. Setelah semua orang Indonesia tahu apa itu koperasi barulah dimulai membangun koperasi: 25 tahun lagi.

Separo waktu pun habis untuk membahas koperasi. "Ini pertemuan terbaik yang pernah saya ikuti," ujar alumnus Geologi ITB yang kini berusia 85 tahun Sujatmiko. Yang terlibat pembahasan bicaranya singkat dan padat. Fokus. Berhasil tidak ada yang ngelantur. Tidak ada yang bicara nonsense.

Saya tidak berani kembali ke bawah pohon durian: tidak sampai hati melihat ratusan pentil segar itu dirontokkan. (Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 7 September 2026: Payung Debu

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

ABU VULKANIK.. Abu vulkanik sering dianggap musuh. Padahal ia juga membawa kehidupan. Abu terbentuk dari pecahan batuan, mineral, kaca vulkanik, dan material magma yang sangat halus. Kandungannya antara lain.. 1) silika, 2) aluminium, 3) kalsium, 4) magnesium, 5) besi, dan 6) kalium. Ketika jatuh ke tanah, sebagian mineral itu menjadi pupuk alam. Dalam jangka panjang, pelapukan material vulkanik dapat membentuk tanah yang subur. Itulah sebabnya banyak kawasan gunung api menjadi lumbung pertanian. Gunung meletus hari ini, tanahnya bisa memberi makan manusia bertahun-tahun kemudian. Tetapi alam selalu punya dua wajah. Abu vulkanik berbahaya bagi manusia bila terhirup. Partikelnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Bagi ternak, abu yang mencemari pakan juga bisa bermasalah. Bagi penerbangan, risikonya lebih ekstrem. Partikel silika dapat masuk mesin pesawat, meleleh pada temperatur tinggi, lalu mengganggu aliran udara mesin. Jadi abu vulkanik bukan sekadar “debu dari langit”. Ia adalah paket mineral dari perut bumi. 1) Bisa menjadi pupuk. 2) Bisa pula menjadi ancaman. ### Alam memang begitu. Tidak pernah sepenuhnya baik atau buruk. Tergantung 1) dosis, 2) tempat, 3) waktu, dan

riansyah harun

Dahulu kala, saat seseorang menjadi sesuatu, beliau sempat membuat terobosan, bagaimana menanggulangi Bandara Soekarno Hatta yang frekwensi penerbangannya begitu padat sekali. Berhasil. Saya lupa tahun berapa beliau merancang naik turunnya pesawat itu, sehingga sukses. Namun..., akibatnya Bandara Kertajati yang di Majalengka itupun, yang di gagas untuk menopang Bandara Soeta itu, seperti kena getahnya, terabaikan. Dan akhirnya seperti menjadi Monumen Mati. Jangan jangan itu karena terobosan "ulah" si empunya perubahan frekwensi tadi, yang beliaunya harus kembali ke Surabaya pakai Denzanya, yang sampai mengetuk kaca mobil seorang dokter gigi yang modis itu.....?????

siti asiyah

gak fokus gara gara dokter gigi modis hobi olahraga lari pakai short bukannyta masih didalam mobil, koq tau pake short, seberapa lebar buka kacanya seberapa pendek shortnya, seberapa panjang ngobrolnya wis mbuh ............remaja nakal bikin masalah , apalagi bapak bapak

Tivibox

Kebetulan yang tidak kebetulan Charging pertama gagal. Aplikasinya tak bisa nyambung. Lalu, pindah ke charging station berikutnya Colok lagi, gagal lagi Eh kebetulan Ada mobil yang lagi dicas Lalu, ketuk pintu ION Kebetulan... Yang keluar wanita muda, modis, pakai short, sendirian lagi Wahh kebetulan nih (gembira dalam hati) Akhirnya minta diajari caranya nyolok charger... Horeee...berhasil Sangat kebetulan lagi Sekali kayuh dua tiga pulau terlampaui

MULIYANTO KRISTA

Saya lebih setuju terhadap kehati-hatian kang Sahidin. Karena apa? Karena kalau menuruti ke-"nekat"-an abah, konsekuensinya ada dua: 1)Mobil bisa sampai Surabaya tanpa charging baterai lagi. 2)Mobil tersebut akan kehabisan baterai sebelum sampai di Surabaya. Kalau yang terjadi poin no 1 aman buat kang Sahidin, tapi bila yang terjadi poin no 2 bencana buat kang Sahidin. Bisa-bisa gajinya diundur bulan depan. .. Karena kata abah, ada tiga orang yang jangan dilawan di dunia ini, salah satunya adalah "juragan"(orang kaya).

Jokosp Sp

Yang kalau pidato mengelegar, penuh esmosi dan percaya diri berkata : "Akan ada 19 sapi tiap hari disembelih untuk kebutuhan embege". Setelah dicek-cek sama rakyatnya "Benar, 19 sapi yang disembelih ternyata ada di bumbu ROYCO". Temannya langsung :) :) :) :). Amsiong.....Royco kaldu sapi ternyata bumbu penyedap instan yang terbuat dari ekstrak daging sapi, dan tulang sapi pilihan yang direbus lama untuk mendapatkan rasa gurih dan aroma kaldu sapi yang mantab. Candaan dalam kritik keras kawanku itu ternyata luar biasa. :) :) :).......

alasroban

Desil Wedus, Adalah nama kelompok yg sumber protein nya kebanyakan dari olahan wedus. Mereka ini termasuk kelompok menengah ke atas. Anda sudah tahu efek dari konsumsi wedus yg rutin. Badan jadi sehat libido meningkat dan anda siap menambah istri. Desil Telor. Adalah kelompok yg sumber proteinnya kebanyakan dari olahan telur. Desil ini bisa di bilang menjelang menengah. Kebutuhan protein tercukupi. Postur tubuh nya terlihat berotot, kalo rajin olahraga angkat beban:) Desil tahu tempe. Adalah kelompok yg sumber proteinnya kebanyakan dari olahan tempe tahu. Sangat dekat dg desil atasnya. Jika di gabung menjadi kelompok Triple T. Tahu Tempe Telor. Desil sebagian besar rakyat jelata Indonesia raya ini. Ini desil paling bawah. Namun karena jumlah yg masif. Pemerintah musmet cara kasih bantuanya. Akhirnya di buatlah matrix desil baru yg di tulis pada disway kemaren itu. Tujuan utamanya. Bagaimana terlihat tetap membantu rakyat. Namun anggaran tidak besar. :(

Jokosp Sp

Setelah Tabalong malam Minggunya diguyur hujan lebat kira satu jam, lumayanlah pernafasan normal dengan udara yang cukup bersih sampai hari Minggu siangnya. Ke Minggu siang udara panas menyengat kembali sampai malam harinya. Asap kembali tebal dari arah Kal Teng, dan udara malam kembali pekat dengan asap. Tetangga yang punya penyakit asma begitu menderitanya sampai tiga hari masuk UGD, dan ketika keluar harus selalu bawa semprotan standard kesehatan untuk menyemprot lubang mulutnya. Petugas kesehatannya menjelaskan: Ada dua jenis obat pereda cepat (releiver) dan obat pencegah jangka panjang (preventer). Jenis Releiver/ Rescue Inhaler ada Ventolin Inhaler yang mengandung Salbutamol 100 mcg untuk melebarkan saluran nafas dalam hitungan menit. Berotac Inhaler mengandung Fenoterol Hydrobromide menyembuhkan cepat penyempitan nafas. Meptin Inhaler mengandung Procaterol Hydrochloride membantu melonggarkan hambatan pernafasan cepat. Preventer Inhaler ada beberapa: Symbicort Turbuhaler ini kombinasi dari Budesonide dan Formoterol Furmarate untuk mengontrol peradangan saluran nafas. Seretide Inhaler mengandung Salmeterol dan Fluticasone Propionate efektif meredakan radang kronis. Flixeotide Inhaler mengandung Fluticasone Propionate untuk menurunkan gajala dan mencegah pembengkakan saluran nafas semakin parah. Jadi pemdaman paling efektif memang dari air hujan deras dalam jangka minimal tiga jam, maka api dalam gambut akan mati. Kalau cuma satu jam memang mati, cuma yang dipermukaan.

Wilwa

IKN juga sangat berguna untuk menghindari bencana alam akibat debu vulkanik, gempa bumi, tsunami akibat gunung meletus. Atau dari ancaman banjir dan macet. Juga dari ancaman demonstrasi yang seringkali rusuh karena ditunggangi oleh Anda Sudah Tahu. Karena perlu ongkos lebih untuk kirim demonstran ke IKN. Tapi IKN jelas terancam karhutla. Yang bikin bêngék pejabat di sana. :):):)

Sugi

Mungkin kalo bisa pakai power bank macam hape, perjalanan mobil listriknya bisa lebih tenang, menghabiskan sisa daya hingga benar angka watt terakhir, untuk melihat ketangguhan mobilnya sejauh apa. Tapi kalau beneran habis, abah kan bisa tuh menghubungi jasa derek. Gpp keluar uang sedikit, yang penting eksperimen berhasil.

heru santoso

Pemandangan itu menyegarkan mata. Lintasan marathonnya berkelok di alam lereng Merbabu. Langkahnya ringan dan ritmis. Terlihatkan siluet tubuh atletis yang begitu proporsional. Pakaian lari serba ringkas itu makin mempertegas garis otot yang kencang dan bentuk fisik yang terlatih sempurna. Sebagai pria yang mengagumi estetika dan presisi, sulit rasanya untuk berpaling. Ada pesona tersendiri dari kombinasi stamina, rasa percaya diri, dan lekuk tubuh yang begitu memikat saat bergerak dinamis. Sebuah keindahan visual yang sukses mencuri perhatian dan membuat suasana terasa jauh lebih greng. Gunungnya sedikit saja menonjol dari permukaan rata air laut. Ukuran mungil. Namun semburannya sampai lima propinsi. Semoga anak krakatau kembali tenang dan menjadi pemandangan nan indah dimata ....dan hati

Jo Neka

Kata pengangguran desa tetangga.DESIL itu artinya Dekat Sama Ibu Lurah..ee telat..Ini komen buat kemarin.Sebab kemarin saya ditulis desil 2.Harga diri saya terganggu.Masa saya mempunya mobil.Kok desil 2..Saya tidak perlu disebut patriot negara.Tetapi saya juga tidak setuju disebut Beban Negara.Cukuplah om Dadan cs.Dan Febri cs.Yang menjadi beban negara.

Liam Then

Mungkin Kang Sahidin takut, sisa 50 meter dari Sakura Regency listriknya habis. Lalu terdengar j kalimat seperti ini : "Kang, Dorong !!!"

Momon Atun

Tenang abangku, horang semuda bpk dahlan sudah masuk fase pegangan hidup bukan lagi pandangan hidup.. Wkwkwk nnti ada akan tahu jika umurnya panjang wkwk

Beny Arifin

Saya juga heran, kok bukan kang Sahidin yang disiruh ngetok kaca AION.

Herry Isnurdono

Orang boleh punya Denza, tapi orang tua sepuh umur 76 tahun memang sedikit gaptek utk urusan aplikasi android di HP nya. Itu yg dialami Abah DI yg kesulitan dlm men Charge listrik ke Denza miliknya. Tapi utk urusan wanita 5 i, tidak kalah lawan anak muda. Bisa2nya kenalan sama Drg. Spesialis lulusan UGM. Apalagi jika wanita tsb pakai pakaian ketat utk olga lari. Sudah putih, tinggi, pintar, dan sedikit seksi. Wajar usia boleh 76 th, tapi mata dan kelelakiannya masih jos gandos. Sudah segitu aja.

Beny Arifin

Keracunan Pak Dahlan, saya juga jadikan Sate Cempe Lemu Tegal sebagai jujugan kalau pulang kampung. Awalnya tidak tahu kalau SCLT punya 4-5 cabang. Pertama nyoba justru cabang yang paling jauh dari pintu tol. Keluar tol tegal belok kanan. Masih cukup jauh ke tengah kota. Tapi tempatnya ternyata yang paling joss. Bangunan art deco 2 lantai. Posisi di pojokan jalan jadi cari parkir cukup mudah. Rame poll. Kali berikutnya baru tahu kalau ada yang dekat pintu tol. Dugaan saya langganan Pak Dahlan yang di kanan jalan. Bangunan 2 lantai plus ada parkir 4-5 mobil didepannya.

Wilwa

Belum terealisasi. Baik Trump maupun Wowo khan cuma omon-omon. :):):)

Muh Nursalim

Bukankah kertajati sudah di sewa AS untuk bengkel pesawat2 mereka. Bahasanya di sewa. Jangan2 dijadiksn markas.militernya. Aparat kita kan baik2. Yg serba invesrasi dr luar negeri jd istimewa.

Tivibox

Bandara "dibuang sayang" akhirnya ada gunanya. Kalimat ini kalau dibaca kesannya sesuatu yang kurang berguna, akhirnya berguna. Ada peristiwa lain, yang menyebabkan itu menjadi berguna. Tapi ketika nanti sudah tak abu vulkanik lagi, apakah bandara itu akan kembali ke jati diri sebelumnya ? Semoga tidak. Sangat sayang, fasilitas yang dibangun dengan biaya besar kembali "tertidur". Dengan demikian tetap bisa berguna bagi orang banyak. Hal lain, Denza D9 milik Abah itu, nanti suatu saat kalau yang empunya bosan, apakah akan dibuang sayang juga ? Janganlah. Dari pada dibuang, lebih baik dihibahkan kepada perusuh. Dengan demikian Denza nya tetap berguna. Hitung-hitung beramal. Dapat pahala Bah ........ :))

Lukman Nugroho

Awas. Kalau ada yang menulis di komentar, atau membatin. Tuh kan. Kemarin minta hujan malah di kasih debu. Dengan nada bertanya. Bolehkan debu vulkanik untuk bersuci?

Momon Atun

47.000 kaki sebetulnya hanya 14 km saja, kita sering kagum pada banyaknya angka Nol, yg jika di konversikan ke satuan lokal sehari hari ternyata y gk sejauh fikiran kita.. Termasuk rupiah, kalau ini kebalikanya --horang barat kadang kaget misal harganya 10.000.000 juta rupiah (hah! Expensive!) tapi begitu dia konversikan ke dollar cuma 566$ saja atau 486€ .. Setara 10 bungkus rokok saja (di UMR sono) Klw ini orang kita yang kaget (hah!!)

Momon Atun

Iseng iseng hitung pemakaian bahan bakar untuk 1000 km Molis Denza vs Pajero Ternyata selisihnya bisa buat beli cempe lemu 1 ekor gak cuma satene wae.. Denza: 1000km hbs listrik184 kw = 312 ribu rupiah Pajero 1000km hbs 1000 pertamina dex = 2,5 juta rupiah* *pajero pakai pertamina dex yg seliter 25ribu, yo mosok mobil larang tukune solar subsidi wkwk

ahmad alharishi

Aha, dokter itu, aku tahu... Salah satu peserta Merbabu Trail Run... Memang cakep bener tuh cewek... Betapa beruntungnya Abah Di saat itu... Bisa dibayangkan betapa terpesonanya kalian saat itu... Kwaaaakkkk...

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

TENTANG NGECAS MOBIL.. Dulu kita hanya bicara soal ngecas HP. Sekarang kita juga ngecas mobil. Bedanya, HP masuk saku. Mobil masuk SPKLU. Mobil listrik makin menarik di Jakarta. Salah satu sebabnya: bebas aturan ganjil-genap. Maka pasar tumbuh. SPKLU pun ikut menjamur. Saya akhirnya terpaksapunya banyak aplikasi. 1) PLN Mobile, 2) MyPertamina, 3) Stroom, 4) Starvo, 5) Hyundai, sampai 6) VinFast. Banyak aplikasi untuk satu urusan: mencari colokan. Menariknya, harga tidak seragam. Tarif tertinggi sesuai ketentuan PLN adalah Rp2.466/kWh. Tapi ada yang menjual dengan harha Rp2.200. Bahkan ada yang menjual dengan harga Rp1.800, bahkan Rp1.300/kWh - tetapi hanya dari jam 23.00 sampai 04.00. Jadi ingat antrian telepon interlokal jaman dulu di Wartel, yang harganya hanya 1/4 tarif siang. Tentu saja, di jam segitu SPKLU murah itu full driver ojol. Pengelola SPKLU.tidak rugi. Karena harga beli mereka dari PLN hanya Rp 712 per Kwh. Dengan menjual murah, mereka bisa meningkatkan volume penjualan.. ### Biaya layanan juga makin banyak yang memberi tarip nol Gratis. Tetapi masih ada satu dua yang mengenakan Rp5.000 atau Rp15.000. Karena aturan PLN tarip tertingginya Rp 2.000. ### Di sinilah dinamika dan peluang bisnis SPKLU. Jumlah mobil listrik bertambah. Kebutuhan listrik bertambah. Dulu orang mencari pom bensin. Sekarang mencari SPKLU.

Tivibox

Pasti dibukakan pintu, kan ia dokter yang baik. Pak Mul akan diajak ke klinik dan cabut gigi gratis

Leong Putu

Kalau yang ketuk mobil ION itu Cak Mul, yakin Pasti akan diajak bareng. Dulur Rungkutku gantheng gitu kok.

sinung nugroho

Bayangkan dokter gigi yang baru saja menaklukkan marathon 50 km di Merbabu, lalu besoknya kembali ke klinik. Pasien masuk dengan wajah pucat, berkata: “Dok, saya takut cabut gigi, rasanya berat sekali.” Dokter itu mungkin tersenyum santai dan menjawab: “Berat? Saya baru lari 50 km, cabut satu gigi itu cuma sprint 100 meter.” Pasien lain mengeluh: “Dok, saya ngos-ngosan buka mulut lama-lama.” Dokternya bisa menimpali: “Saya habis lari ultra-marathon, jadi kalau kamu cuma buka mulut 10 menit, itu sama sekali bukan endurance test.” Ada juga pasien yang mencoba mengalihkan rasa takut dengan cerita: “Dok, saya suka olahraga, tapi lari 5 km saja sudah capek.” Dokter gigi modis itu mungkin tertawa kecil: “Lari 5 km? Itu pemanasan. Kalau cabut gigi, kita anggap saja finish line-nya ada di kursi periksa.” Humornya muncul dari kontras: pasien merasa prosedur gigi itu perjuangan besar, sementara sang dokter baru saja menaklukkan gunung dan jarak ultra-marathon. Jadi, setiap keluhan pasien bisa diputar balik jadi candaan ringan. Seolah-olah kursi gigi bukan tempat penderitaan, melainkan pit stop setelah lomba panjang. Dengan gaya modis dan energi luar biasa, dokter gigi itu bisa jadi legenda klinik: bukan hanya ahli merapikan senyum, tapi juga motivator lari. Pasien yang keluar dari ruangannya bukan hanya giginya rapi, tapi juga merasa: “Kalau dokter saya bisa lari 50 km, masa saya kalah sama cabut satu gigi?”

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

@pak Hasyim.. Pengembang aplikasinya mungkin AI. Tidak punya perasaan. Dia hanya pingin nunjukkan, aplikasinya hebat.. Bisa menunjukkan: 1) Jumlah unit di masing-masing lokasi SPKLU. 2) Bisa menunjukkan, dari jumlah unit yang ada: Berapa yang sedang terpakai. Dan berapa yang sedang tidak terpakai. 4) Bisa memproses booking di unit yang sedang tidak terpakai.. ## Tapi justru karena aplikasi seperti itulah yang membuat "huru hara"..

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Iya pak Agus. Itu jadi masalah ternyata sekarang. Orang bisa booking sebelum tiba di SPKLu dan itu mengganggu yang sudah datang duluan. Harusnya nggak pakai antre di aplikasi. Yang datang duluan ya yang bisa pakai duluan. Antre baris seperti antrea di SPBU.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

@pak Hasyim.. Tentang SPKLU yang "nganggur" tapi "tidak bisa dipakai". Karena ada aplikasi tertentu, kita bisa booking ngecas saat belum tiba di lokasi unit. Sehingga orang lain tidak bisa pakai meski tiba lebih dulu. ## Ini masalah disain aplikasi..

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

@pak Hasyim.. Di Jakarta, ada SPKLU yang pakai aplikasi PLN Mobile. Tapi tidak semua. Sehingga untuk kepraktisan, setiap masuk.SPKLU yang aplikasinya beda, saya instal juga. Sampai terkumpul 7 aplikasi di HP saya. Lihat komentar saya di bawah. Memang caramya mirip Tapi khusus aplikasi STROOM cara dan urutan ngecasnya beda. Antara lain bedanya, yang lain pesen Kwh dulu via aplikasi, lakukan pembayaran, baru colokkan gun nya ke mobil. Khusus STROOM, colokkan dulu gun nya, baru aktifkan aplikasi, dan listrik langsung mengalir tanpa harus menyatakan "minta berapa Kwh". Listrik akan mengalir sampai penuh. Atau sampai kita stop. Dengan catatan, sebelumnya harus ada saldo lebih dulu. Tidak bisa bayar instan.. ### Beda aplikasi. Beda cara..

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Mobil listrik Pak APU pernah kehabisan baterai 3km menjelang rest area (SPKLU) Saradan arah Jakarta. Diderek gratis oleh pihak Jasa Marga. Selama menderek di dalam area tol, katanya gratis. Jadi harusnya nggak perlu kuatir kehabisa baterai kalau di jalan tol. Paling kita waktunya terbuang karena harus tunggu mobil derek. Dari rest area Saradan (KM 626) ke Waru, ada 3 rest area dengan SPKLU: KM 678, KM 695, dan KM 726. Harusnya aman. Yang nggak aman justru yang mobil bensin karena yang ada SPBU cuma ada yaitu di KM 726. Jaraknya lumayan jauh: 100km. Yang aneh adalah problem di SPKLU yang pakai aplikasi itu. Kenapa jadi ada kasus kita nggak bisa isi baterai padahal listriknya ada? Kenapa jadi ribet begitu antriannya. Secara lagika, selama tidak lampu mati, ya kita bisa isi baterai. Itu beda dengan SPBU. Bensin sudah mepet, tapi begitu sampai SPBU rest area ternyata bensin habis. Itu sering terjadi. Tak ada jalan lain kecuali nunggu pengiriman bensinnya. Kembali ke listrik, aneh sekali kalau ada SPKLU tapi kita nggak bisa isi baterai hanya karena masalah aplikasi. Aneh sekali. Kan listriknya ada?

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Jangan-jangan "tunggu antrean" di aplikasi itu disebabkan oleh adanya orang yang sempat antre sebelumnya, tapi memutuskan tidak jadi mengisi. Karena tidak digagalkan oleh orang itu, dan di aplikasi tidak ada time out, maka nomor antrean setelah orang itu tidak akan bisa mengisi baterai karena harus menunggu orang yang sebenarnya tidak jadi itu. Kurang canggih berarti yang buat aplikasinya. Perlu minta bantuan Pak Bahtiar HS.

sinung nugroho

kaitannya menggunakan aplikasi, maka umur seseorang berbanding lurus dengan jumlah pertanyaan. semakin banyak umur seseorang semakin banyak bertanya. Hehehe

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Sampai sekarang saya masih tertinggal jauh dibanding Perusuh lain seperti Pak APU, atau Pak Heru, apalagi Abah, karena saya belum "keturutan" beli mobil listrik. Saya sudah bilang ke istri: tahun depan deh kita beli mobil listrik. Sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan ke pemakai mobil listrik: Bisa nggak sesama mobil listrik melakukan "donor" listrik? Misalnya ada mobil yang kehabisan baterai. Lalu mobil lain, memakai kabel tertentu, bisa melakukan "transfusi listrik" ke mobil yang kehabisan "darah" itu. Kalau belum bisa, rasanya ide ini harus disampaikan ke produsen mobil listrik untuk dipikirkan.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

@pak Hasyim.. 1) SPKLU kalau AC, ngecasnya bisa ber jam-jam. 2) Kalau mau cepat harus yang DC. Itupun ada yang "fast charging" dan "ultra fast charging". 3) Konon kalau pakai yang AC sebenarnya batt nya akan lebih awet. Karena itu yang wall charging di rumah, itu lebih baik. Karena bisa di chas semalaman, misal 5 jam. 4) Kalau yang di SPKLU, kalau pakai AC sampai berjam-jam, pemiliknya rugi Pembelinya juga bosan nunggu. 5) Ide Bapak ngecer listrik pakai wall charging bagus. Dengan catatan, kalau resmi buka SPKLU, penyedia bisa kulakan listrik seharga Rp 718 per kwh dan boleh menjual sampai harga tertinggi Rp 2.466. Dan masih bisa nagih biaya layanan sampai Rp 25.000. Kalau pakai wall charging, biaya kulakan listrik ke PLN Rp 1.800 per Kwh. ### Intinya harus hitung plus minusnya agar tidak rugi..

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Coba bayangkan di masa depan, kita jumpai plakat di pinggir jalan atau di rest area: Warung Sate Cak Dulgani "CHARGE MOBIL LISTRIK" AC 7 kW — Rp25.000/jam Tinggal colok, bayar di kasir.

Jokosp Sp

Tanpa disengaja terbuka youtube film China, judulnya apa lupa, dan itu tidak penting. Yang penting isinya. Ini sangat penting tentang bagaimana kemajuan Tiongkok dimulai dari pemerintah pusatnya. Pemerintah pusat mengirim ke setiap daerah dengan sebutan pejabat tersebut sekretaris. Tugas utama sekretaris adalah mengidentifikasi produk yang dihasilhkan daerah setempat dan bisa dikembangkan untuk dijual ke nasional maupun industri eksport. Sekretaris akan berkoordinasi dengan investor, dengan pedagang di Beijing maupun eksportir. Sekretaris juga membantu mulai dari pengembangan jenis produk, meningkatkan kualitas, sampai ke keuangan dan manajemen pemasarannya. Untunglah youtube bisa ditranslate ke bahasa Indonesia atau Melayu, sehingga ketidaktahuan bahasa China bisa teratasi dari teks yang otomatis bisa disetting di layar lap top. Kemajuan Tiongkok ini harusnya bisa jadi bahan pembelajran pemerintah pusat agar bisa membimbing sampai ke daerah setingkat kecamatan. Kok pikiran saya melayang menimbulkan pertanyaan : Apakah kompetensi ASN pemerintah tidak sampai ke situ ya?. Benar kata temen saya "Pengusaha tidak perlu dukungan pemerintah, asal tidak diganggu saja cukup". Padahal sebenarnya ya pemerintah harus support, bukankah itu tugas mereka?. Jangan malah jadi pengganggu, menjadikan mereka ATM yang berbaju dinas. Sudah digaji dari pajak rakyat, masih saja ndak ada moralnya, tetap saja rakus. Kapan negeri ini bisa berkembang, daerah bisa maju kalau ASN nya terus rakus?.

MULIYANTO KRISTA

Saya sangat-sangat tidak setuju sekali dengan rencana tersebut pak Hasyim. Karena apa? Pas moblis tersebut dipakai patroli, trs ada perintah dari mako untuk mengejar residivis yang melarikan diri ke arah Ponorogo, setelah dikejar ternyata pelakunya menuju ke arah jalan tembus ke Tulungagung yang rutenya naik turun dan berkelok-kelok. Setelah mobil patrolinya sampai di lokasi pegunungan yang jauh dari perkampungan,ternyata baterai mobil patrolinya habis. Akhirnya lolos dong residivis tersebut.

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Yang saya dengar, Polda Jatim saat ini sudah akan memakai mobil listrik Jaecoo J5 untuk operasional. Nanti mobil patroli akan banyak pakai mobil listrik di Jawa Timur. Nah, ini juga bisa membuat di setiap polsek bisa ada SPKLU juga nantinya.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

PERCAKAPAN DI WARUNG KOPI: TENTANG DESIL.. Dulu orang pamer mobil. Di masa depan, jangan-jangan nanti pamer desil. “Desil Anda berapa?” “Enam.” “Oh, lumayan.” “Kalau Anda?” “Empat.” “Wah, berarti Anda lebih sejahtera.” “Belum tentu. Saya waktu itu salah isi data.” He he.. ### Bisa jadi kelak undangan reuni mencantumkan dress code dan desil. Arisan juga. Bahkan biro jodoh mungkin menambahkan kolom baru: 1) Tnggi badan, 2) Pendidikan, 3) Zodiak, 4) Desil.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

KETIKA DESIL JADI BAHAN PDKT MENJELANG PACARAN.. Bayangkan suatu hari desil menjadi identitas sosial. Di kafe, dua orang berkenalan. “Desil berapa?” “Delapan" “Wah, cocok. Saya tujuh.” “Berarti kita beda kelas.” “Tidak apa-apa. Saya bisa menyesuaikan.” “Menyesuaikan bagaimana?” “Saya traktir Anda hari ini. Tapi bulan depan Anda yang traktir. Biar distribusinya merata.” ### He he..

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

PERCAKAPAN ATASAN BAWAHAN: TENTANG DESIL.. “Pak, saya minta naik gaji.” “Kenapa?” “Supaya desil saya naik.” “Bukannya kalau naik, Anda malah kehilangan subsidi?” “Betul, Pak.” “Lalu?” “Ya sudah. Saya minta gaji naik sedikit saja. Seakan kantor kasih saya subsidi. Tapi jangan lapor BPS..” "Kenapa?" "Supaya saya tetap dapat subsidi. Tapi gaji juga naik - dan anggap itu subsidi dari kantor.."" ### Ini memang hanya lelucon. Tetapi secara ilmiah ada persoalan serius. Desil adalah ukuran posisi relatif, bukan kasta ekonomi. Sedikit perubahan pada data bisa menggeser posisi seseorang. Karena itu, batas desil jangan diperlakukan seperti garis pagar beton. (((Kalau suatu hari orang lebih "takut naik desil" daripada "kehilangan penghasilan", berarti statistik sudah berhasil membuat kita kehilangan akal sehat)))..

Johannes Kitono

Erupsi Krakatau. Erupsi gunung api dan Ereksi laki laki tentu beda. Tapi ada samanya juga. Misalnya Erupsi Anak Krakatau yang merupakan pecahan gunung api Krakatau yang meletus di tahun 1883. Konon abu silicanya ditiup angin sampai Eropa. Korban jiwa di Anyer dan Lampung sekitar 36 ribu jiwa. Itupun kalau tidak salah seperti sensus Desil saat ini. Dan angkanya pasti lebih mengingat gelombang tsunaminya setinggi 45 m. Bukti nyata ada sebuah batu karang besar yang terdampar didepan Polda Lampung. Pada tahun 1980 an beberapa kali pernah diving di Anak Krakatau dan juga sempat mendakinya. Saat itu tingginya sekitar 300 m dan setiap tahun bertambah tinggi beberapa cm. Dive site disana ada Karang Nenek sarangnya Lobster. Kalau mau diving disana sebaiknya nginap di Pulau Penaitan. Supaya bisa 2 kali dive di Anak Krakatau atau pulau Sertung. Pernah sekali dive sama guide amatir. Saat dikedalaman sekitar 10 m = 30 feet terlihat gelap gulita semua. Tidak terlihat dasar lautnya. Ini pasti salah turun dan terbawa arus. Biar aman terpaksa naik lagi ke boat. Hilang kesempatan dive 1 kali.Tentu lebih baik daripada kehilangan nyawa. Diving adalah olahraga yang berbahaya tapi menantang. Hanya diver yang bersertifikat boleh melakukan kegiatan ini. Dan pemandangan paling indah didunia adalah alam bawah laut. Dan itu ada di NKRI khususnya di : Pulau Bali ( 20 dive site ), Bunaken Manado, Maumere Flores, Bandaneira dan Raja Ampat Papua. Mari kita promosikan keindahan under water NKRI.SSHB.

Leong Putu

Maklum, sepuh. Mungkin rada pikun. Mungkin yang ikut maraton 50 kilo bukan si dokter. Tapi yang lain, seorang bapak2, misalnya. Tapi orang tua yang pikun itu, ingatnya yang lebih muda. Maksunya gini : ceritannya ingat ke bapak² tapi, wajahnya ingat ke dokter yang pakainshort itu. Pikun tapi genitnya gak hilang. Wkwk

MULIYANTO KRISTA

Baca artikel hari ini pagi tadi sebenarnya ada yang mengganjal di benak saya. Baru siang ini saya baca ulang dan saya analisa. Soal pertemuan abah dengan sang dokter muda nan modis. Sang dokter bilang baru selesai lari di seputaran gunung Merbabu,kalau mau menuju ke RSU Pekalongan harus masuk ke gate Salatiga dulu terus ke arah Semarang lanjut arah Pemalang dan exit di gate Bojong, otomatis sang dokter ada di jalur B. Sedangkan abah dari Jakarta menuju Surabaya ada di jalur A. Kok bisa bertemu di titik pengisian SPKLU yang sama padahal jalurnya berbeda? Kemungkinan ada dua: abah yang bohong atau bu dokter yang bohong sama abah. .. Ayo besok analisa saya dijawab oleh abah dengan jujur. ..

Leong Putu

"Kang Sahidin lebih hati-hati: lebih baik sedia payung sebelum ada debu vulkanik" Maksudnya Kang Sahidin mungkin, lebih baik cash sekarang, daripada batrai habis lalu ditinggal Pak Bos naik kendaraan lain. Intinya Kang Sahidin trauma.

Leong Putu

"Ternyata dia seorang dokter gigi. Alumnus UGM. Asal Yogya. Ambil spesialisnya pun di UGM. Kini tugasnyi di RSU Pekalongan. Saya ucapkan terima kasih pada dokter gigi modis itu". Pak Bos ndak lupa minta nomor WAnya, khan? Lalu disimpan dengan nama gigi palsu.

Udin Salemo

Bandara Kertajati itu seperti dokter salah beri obat. Yang sakit kepala, yang diberi obat kaki. Yang butuh bandara baru itu daerah Bandung Raya. Eh, malah dibikin di daerah yang dekat ke Cirebon. Kalau mengikut kata pak boss, bandara ini "mayat" yang gak bisa dikubur. Tiap tahun menggerogoti uang yang berasal dari pajak untuk biaya pemeliharaan. Pemasukan tak ada tapi pengeluaran jalan terus. amsiong...

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 119

  • Tivibox
    Tivibox
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • Runner
    Runner
  • Echa Yeni
    Echa Yeni
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • dm ikan
    dm ikan
  • HONDA CBR150R
    HONDA CBR150R
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • gubernur kota
    gubernur kota
  • Aviv Setiawan
    Aviv Setiawan
  • Aviv Setiawan
    Aviv Setiawan
  • Tivibox
    Tivibox
  • Ulul Azmi
    Ulul Azmi
  • Tivibox
    Tivibox
    • Ulul Azmi
      Ulul Azmi
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Kujang Amburadul
    Kujang Amburadul
  • Nusantara Hijau
    Nusantara Hijau
    • Kujang Amburadul
      Kujang Amburadul
  • Muh Nursalim
    Muh Nursalim
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Nusantara Hijau
      Nusantara Hijau
    • Hariansyah Regae
      Hariansyah Regae
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Anonim Xyz
    Anonim Xyz
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Kujang Amburadul
    Kujang Amburadul
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Captain Bejo
    Captain Bejo
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Captain Bejo
      Captain Bejo
  • HANVINCY ADNOV
    HANVINCY ADNOV
  • ikhwan guru sejarah
    ikhwan guru sejarah
    • sandra parulian
      sandra parulian
  • Sadewa 19
    Sadewa 19
    • bagus yudiarto
      bagus yudiarto
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Anonim Xyz
    Anonim Xyz
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Mbah Mars
    Mbah Mars
  • Tiga Pelita Berlian
    Tiga Pelita Berlian
  • MULYADI PEGE
    MULYADI PEGE
  • DeniK
    DeniK
  • DeniK
    DeniK
  • Lukman Nugroho
    Lukman Nugroho
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Lukman Nugroho
    Lukman Nugroho
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Lukman Nugroho
      Lukman Nugroho
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • Lukman Nugroho
      Lukman Nugroho
    • Lukman Nugroho
      Lukman Nugroho
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Mbah Mars
      Mbah Mars
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • heru santoso
      heru santoso
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Captain Bejo
      Captain Bejo
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Captain Bejo
      Captain Bejo
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • bagus yudiarto
    bagus yudiarto
    • Mbah Mars
      Mbah Mars
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Mpok Dipa
    Mpok Dipa
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
  • Ahmad Zuhri
    Ahmad Zuhri
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
  • Milyarder Setia
    Milyarder Setia
  • Macca Madinah
    Macca Madinah
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Macca Madinah
    Macca Madinah
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • xiaomi fiveplus
    xiaomi fiveplus
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
    • xiaomi fiveplus
      xiaomi fiveplus
  • Ketut Bagiarta
    Ketut Bagiarta
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • Achmad Faisol
      Achmad Faisol
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Tivibox
      Tivibox
    • Bahtiar HS
      Bahtiar HS
    • Kujang Amburadul
      Kujang Amburadul
    • Hasyim Muhammad Abdul Haq
      Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • Sugi
    Sugi
  • Tivibox
    Tivibox
    • Tivibox
      Tivibox
  • Muhammed Khurmen
    Muhammed Khurmen
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • alasroban
    alasroban
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN