JAKARTA, DISWAY.ID– Kendati dibuka dengan prospek positif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terpuruk di zona merah saat penutupan sesi I perdagangan Kamis (10/9/2026).
Berdasarkan pantauan, IHSG menutup sesi I dengan pelemahan sebanyak 9,68 poin atau 0,14 persen ke level 6.668,52. Indeks LQ45 juga melemah sebanyak 1,82 poin atau 0,27 persen ke level 662,43.
Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas, peluang IHSG untuk kembali menguji level 6.700 masih terbuka selama level 6.600 bertahan. IHSG berpeluang konsolidasi di kisaran 6.600–6.720, dengan support terdekat di 6.600 dan resistance di 6.700.
BACA JUGA:Pramono Targetkan Jakarta Bebas Kabel Semrawut dalam 5 Tahun
Sentimen IHSG akan banyak dipengaruhi perkembangan di Timur Tengah serta pergerakan harga komoditas, khususnya minyak dan batubara.
“Investor juga akan mencermati data Retail Sales Indonesia Juli yang diperkirakan -3,3 persen YoY, serta data US PPI dan CPI pekan ini yang akan menjadi perhatian terkait ekspektasi arah suku bunga The Fed,” tulis data tersebut pada Kamis, 10 September 2026.
Rekomendasi Saham
Berikut empat saham potensial rekomendasi analis yang menarik dipantau:
ELSA – BUY
Resistance: 780–810
Support: 710
Stoploss: 705
Target: 860
BULL – BUY