JAKARTA, DISWAY.ID - Apple menghadirkan perbedaan komponen konektivitas pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Dua model Pro yang dirilis dalam generasi yang sama tersebut dilaporkan tidak menggunakan modem 5G yang identik.
PhoneArena melaporkan bahwa iPhone 18 Pro menggunakan modem C2 buatan Apple, sedangkan pembongkaran awal terhadap iPhone 18 Pro Max oleh TechInsights menemukan Qualcomm Snapdragon X80 di dalam perangkat.
Temuan itu menjadi perhatian karena untuk pertama kalinya Apple diketahui menggunakan modem berbeda pada dua model Pro dalam satu generasi iPhone.
TechInsights sendiri menyebut hasil tersebut masih merupakan analisis awal dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami strategi modem Apple secara keseluruhan.
BACA JUGA:10 iPhone Bekas Mulai Rp3 Jutaan yang Masih Layak Dipakai 2026, Cek Performa dan Kamera Sebelum Beli
Apple memperkenalkan modem C2 dalam acara Surprise and Shine pada 9 September 2026.
Modem tersebut merupakan penerus C1X yang sebelumnya digunakan pada iPhone Air dan iPhone 17e.
Salah satu peningkatan C2 adalah dukungan terhadap jaringan 5G millimetre-wave (mmWave).
Teknologi tersebut dapat menawarkan kecepatan unduh lebih dari 2Gbps dalam kondisi tertentu, tetapi jangkauannya relatif terbatas dan penetrasi sinyal ke dalam bangunan tidak sebaik frekuensi yang lebih rendah.
Untuk penggunaan sehari-hari, 5G mid-band masih menjadi pilihan yang lebih praktis bagi banyak pengguna di Amerika Serikat karena memberikan kompromi antara kecepatan dan jangkauan.
BACA JUGA:Rose BLACKPINK Bakal Rilis Single Baru 'new trick', MV Direkam Pakai iPhone 18 Pro
C2 Lebih Hemat Daya
Selain peningkatan konektivitas, C2 juga diklaim memiliki efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan C1X. PhoneArena menyebut konsumsi energinya 15 persen lebih rendah daripada generasi sebelumnya.
Efisiensi tersebut berpotensi membantu penggunaan baterai sekaligus memberikan peningkatan pada kemampuan konektivitas iPhone.
Sementara itu, Snapdragon X80 yang ditemukan pada iPhone 18 Pro Max merupakan modem Qualcomm yang dirancang untuk mendukung berbagai perangkat dan sistem operasi, termasuk iOS maupun Android.