JAKARTA, DISWAY.ID - Tekanan harga diperkirakan masih berlanjut setelah inflasi bulanan atau month to month (mtm) Kota Depok pada Agustus 2026 tercatat 0,07 persen.
Kepala BPS Kota Depok Agus Marzuki mengungkapkan, setidaknya ada lima sumber tekanan yang perlu diwaspadai pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mulai dari pangan dan cuaca ekstrem, energi, proyek infrastruktur, pendidikan dan perumahan, hingga upah serta daya beli.
Salah satu yang masuk perhatian BPS adalah proyek pembangunan Flyover Margonda dan Underpass Citayam pada 2027.
BACA JUGA:Ardian Fajar Resmi Pimpin HIPMI Depok, Supian Suri Titip Pesan Ini
Aktivitas pembangunan tersebut berpotensi meningkatkan kemacetan, waktu tempuh, hingga biaya logistik yang pada akhirnya dapat memberikan tekanan terhadap kelompok transportasi.
“Kalau kita lihat untuk yang starting-nya kan udah tinggi. Ini berarti ke depannya sih khawatirnya itu akan mengalami tekanan dari tahun 2027,” ujar Agus, Senin 21 September 2026.
Agus merinci ada beberapa sumber tekanan inflasi yang harus diwaspadai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID):
BACA JUGA:Danau di Cinere Depok Nyaris Kering Kerontang, Warga Berburu Ikan di Dasar Lumpur
Sumber Inflasi di Depok
1. Pangan dan Cuaca Ekstrem
Faktor kekeringan, hujan ekstrem, gagal panen, hingga gangguan distribusi menjadi pemicu utama. Komoditas yang paling rawan adalah beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, telur, minyak goreng, dan sayuran.
2. Energi
Harga minyak dunia, pelemahan nilai tukar rupiah, dan kebijakan subsidi pemerintah berisiko mendorong inflasi. Agus mengingatkan agar pemerintah tidak menaikkan harga energi di momen yang tidak kondusif.
"Jangan sekali-kali menaikkan harga di situasi yang tidak kondusif. Ini langsung bisa memicu inflasi," tegasnya.
BACA JUGA:Sidak 3 Kecamatan, Pol PP Depok Sita 1.972 Botol Miras Berkedok Toko Jamu
3. Proyek Infrastruktur
Pembangunan Flyover Margonda dan Underpass Citayam pada 2027 berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
Kemacetan akan meningkatkan waktu tempuh dan biaya logistik, yang berimbas pada inflasi di kelompok transportasi.
4. Pendidikan dan Perumahan
Inflasi biaya pendidikan pada 2026 memberikan efek basis yang besar karena pendidikan menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar di Depok. Sementara di kelompok perumahan, peningkatan aktivitas konstruksi 2027 akan mendongkrak permintaan bahan bangunan dan tenaga kerja.