2 Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, 2 Perjalanan Kereta Jadi Terlambat

Minggu 11-10-2026,19:52 WIB
Reporter: M. Ichsan |
2 Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, 2 Perjalanan Kereta Jadi Terlambat

Ilustrasi perlintasan sebidang; KAI Daop 1 Jakarta kembali mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan ketika melintasi jalur kereta api.-KAI-

KARAWANG, DISWAY.ID-- Kecelakaan di perlintasan sebidang liar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menewaskan dua orang yang tertemper Kereta Api (KA) Parahyangan relasi Gambir-Bandung pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Insiden tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah komponen lokomotif dan keterlambatan dua perjalanan kereta api.

BACA JUGA:Mitsubishi New Xforce ICE Tawarkan Keunggulan yang Praktis dan Menyenangkan

Peristiwa nahas itu terjadi di KM 67+400–500, tepatnya di antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari, sekitar Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur.

Berdasarkan informasi yang diterima, kedua korban merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor, masing-masing seorang laki-laki dan seorang perempuan yang berasal dari Desa Warung Bambu.

Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ditumpangi tertemper KA Parahyangan.

BACA JUGA:Hiroshi Aoyama Beri Jempol Veda Ega Usai Finis P6 di Moto3 Mandalika 2026, Rekor Ai Ogura Akhirnya Terpecahkan

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban," katanya.

Masinis KA Parahyangan Sempat Bunyikan Semboyan 35

Franoto menyampaikan bahwa masinis KA Parahyangan telah membunyikan Semboyan 35 sebagai peringatan sebelum insiden terjadi.

Meski demikian, kronologi lengkap serta penyebab kecelakaan di perlintasan sebidang liar tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

BACA JUGA:Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Langsung

Setelah menerima laporan kejadian, petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) bersama unsur pengamanan terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan area kejadian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait