JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan kebutuhan anggaran untuk mewujudkan pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) tidak berasal dari Danantara.
Menurut Brian, pemerintah tengah menyiapkan skema pembiayaan yang nantinya dapat menggantikan sumber pendapatan PTN dari mahasiswa, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penerimaan dari jalur mandiri.
BACA JUGA:Guru Non-ASN Tak Lulus PNS dan PPPK Tetap Digaji dari Dana BOS, Ini Penjelasan Mendikdasmen
“Tidak semuanya ada hubungannya dengan Danantara. Ini adalah anggaran yang nantinya menggantikan apakah itu (penerimaan) pada jalur mandiri atau UKT yang selama ini digunakan untuk operasional kampus akan digantikan oleh pemerintah,” kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 23 September 2026.
Brian menjelaskan, pemerintah telah melakukan perhitungan kebutuhan biaya pendidikan berdasarkan standar biaya setiap program studi, wilayah, dan jumlah mahasiswa per tahun.
Perhitungan tersebut, kata dia, telah dilakukan Kementerian Pendidikan Tinggi sejak 2024 dan digunakan sebagai standar acuan dalam menghitung kebutuhan pembiayaan pendidikan di PTN.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Perkuat Tata Kelola Pengadaan dan Distribusi Energi
“Kita memang sudah ada hitungan-hitungan bagaimana kalau standar biaya setiap prodi, wilayah, setiap mahasiswa per tahun itu ada hitungannya. Sejak tahun 2024 sudah dihitung oleh kementerian, yang kita gunakan untuk standar acuan,” ujarnya.
Dari perhitungan tersebut, pemerintah memperoleh angka kebutuhan anggaran sekitar Rp93 triliun. Angka itu sebelumnya telah disampaikan pemerintah dalam pembahasan bersama Komisi X DPR RI.
“Makanya keluar angka Rp93 triliun yang sempat kita sampaikan di Komisi X,” kata Brian.