Setelah kuota tersebut digunakan, transaksi mengikuti biaya yang berlaku. Transfer ke e-wallet lain dikenakan biaya Rp999 per transaksi.
Untuk pengisian saldo, DANA menyediakan top up melalui aplikasi bank secara gratis hingga 20 kali per bulan.
Top up tunai melalui Alfamart dapat dilakukan gratis hingga empat kali per bulan, sedangkan melalui Indomaret dikenakan biaya Rp1.500.
GoPay menawarkan kuota transfer gratis ke rekening bank hingga 100 kali per bulan dengan minimum transaksi mulai Rp1.
Untuk transfer ke e-wallet lain, biaya yang dikenakan sebesar Rp1.000 per transaksi. Top up melalui aplikasi bank tersedia gratis hingga tujuh kali per bulan, sedangkan top up tunai melalui Indomaret, Alfamart/Alfamidi, dan Pos Indonesia tersedia gratis hingga dua kali per bulan.
Pada layanan tarik tunai, GoPay mengenakan biaya Rp5.000 melalui ATM BCA.
BACA JUGA:Lazada Dukung JITEX 2026, Dorong UMKM Perluas Pasar lewat Ekosistem Digital
Sementara penarikan melalui Alfamart/Alfamidi dan Indomaret tersedia gratis hingga dua kali per bulan.
Adapun OVO menerapkan biaya Rp2.500 untuk transfer ke rekening bank maupun e-wallet lain, dengan minimum transfer ke rekening bank sebesar Rp10.000. Biaya top up melalui aplikasi bank berkisar Rp1.000 hingga Rp2.000, sedangkan top up tunai melalui Indomaret dan Alfamart/Alfamidi dikenakan biaya Rp2.000.
Untuk tarik tunai, OVO menyediakan layanan melalui ATM BCA dan Indomaret dengan biaya Rp5.000 per transaksi.
Perbedaan biaya dan kuota tersebut menunjukkan semakin pentingnya literasi keuangan digital di tengah pertumbuhan transaksi non-tunai.
Masyarakat tidak hanya perlu mempertimbangkan kemudahan penggunaan aplikasi, tetapi juga memahami biaya, minimum transaksi, batas penggunaan fasilitas gratis serta kanal yang tersedia.
Efisiensi biaya transaksi dapat membantu masyarakat mengelola pengeluaran sehari-hari.
BACA JUGA:Kemkomdigi Siapkan Denda 6 Persen Pendapatan Global untuk Platform Digital yang Langgar Aturan Anak
Bagi pelaku usaha, pekerja maupun rumah tangga, pemilihan layanan berdasarkan kebutuhan transaksi dapat menjadi salah satu cara mengurangi biaya administrasi yang muncul secara berulang.
Sebelum menentukan pilihan, pengguna disarankan menyesuaikan layanan dengan transaksi yang paling sering dilakukan.