JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap industri drone di Indonesia mulai berkembang seiring meningkatnya penguasaan teknologi dan kemampuan pelaku usaha dalam negeri.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan saat ini terdapat sekitar 24 perusahaan yang bergerak di industri drone.
Menurut dia, sebagian pelaku usaha tersebut bahkan mengawali pengembangan drone dari kegiatan hobi atau aeromodelling.
BACA JUGA:Kemenperin Susun Roadmap 2045, Indonesia Ditargetkan Jadi Pusat Manufaktur Dunia
"Kalau kita lihat industri drone, sekarang sudah ada 24 perusahaan. Banyak yang awalnya dari hobi, dari aeromodelling," kata Faisol dalam acara 2nd Disway Award Trusted & Popular Brand 2026, Selasa, 29 September 2026.
Faisol mengatakan perkembangan industri drone tidak hanya terlihat dari jumlah perusahaan, tetapi juga dari kemampuan pelaku industri dalam mengembangkan desain dan sejumlah komponen secara domestik.
Menurut dia, sejumlah perusahaan telah mampu mengembangkan drone dengan berbagai sumber tenaga, termasuk baterai dan bahan bakar. Kemampuan terbang drone yang dikembangkan juga semakin beragam.
"Sudah ada yang membuat sendiri desainnya, kemudian komponennya, ada baterai, ada fuel, dan kemampuan terbangnya bisa sampai enam jam," ujarnya.
BACA JUGA:Komdigi ke Pengusaha: Data Konsumen Bukan Sekadar Aset Bisnis, tapi Amanah
Faisol menambahkan, drone produksi dalam negeri juga telah dikembangkan untuk berbagai kebutuhan, seperti pemetaan, pertanian, hingga sektor industri.
Perkembangan tersebut dinilai menjadi salah satu contoh bagaimana penguasaan teknologi dapat mendorong peningkatan nilai tambah industri nasional.
Kemenperin sendiri tengah menyiapkan peta jalan industrialisasi hingga 2045.
Salah satu targetnya adalah menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat manufaktur dunia dengan memperkuat ekosistem industri, hilirisasi, diversifikasi produk, penguasaan teknologi, serta peningkatan nilai tambah.
Faisol mengatakan pembangunan industri ke depan tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan kapasitas produksi.
BACA JUGA:2nd Disway Award Trusted & Populer Brand 2026, Dahlan Iskan Ungkap Ancaman Medsos terhadap Brand